Wakil Dubes Australia Puji KKN Tematik Unej

Wakil Dubes Australia Puji KKN Tematik Unej

Wakil Dubes Australia Puji KKN Tematik Unej

Wakil Dubes Australia Puji KKN Tematik Unej
Wakil Dubes Australia Puji KKN Tematik Unej

Wakil Duta Besar Australia di Indonesia Allaster Cox memuji program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik,

saat berkunjung ke Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (20/7/2019).

Cox mengaku mendapatkan laporan KKN tematik Unej khususnya di Bondowoso, telah berhasil membantu pemerintah daerah setempat membangun basis data melalui Sistem Administrasi Informasi Desa. KKN ini bekerjasama dengan Kompak adalah program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan yang digagas oleh pemerintah Australia.

“Bahkan program KKN tematik yang dilakukan oleh Universitas Jember dicontoh di Kabupaten Pangkep

di Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Bangka Barat di Provinsi Bangka Belitung,” puji Cox, sebagaimana dilansir Humas dan Protokol Unej.
Baca Juga:

Dosen Faperta Universitas Jember Tabrak 2 Mobil dan 11 Sepeda Motor
Tumpeng Nasi Raksasa, Lilin Ditiup Robot
Peracik Bom Insyaf Setelah Bertemu dengan Korban Teror
Awas! Petani Tembakau Rawan Kena Penyakit GTS

Selain bertemu jajaran pimpinan Universitas Jember, Cox juga berdiskusi terkait pelaksanaan program-program di Unej yang bekerjasama

dengan pemerintah Australia. Dia mengapresiasi keberhasilan program-program kerjasama antara pemerintah Australia dengan Universitas Jember. Salah satunya program pemberdayaan petani dengan CSIRO Australia.

 

Baca Juga :

Sisihkan 335 Universitas, Undip Juara Debat Bahasa Inggris

Sisihkan 335 Universitas, Undip Juara Debat Bahasa Inggris

Sisihkan 335 Universitas, Undip Juara Debat Bahasa Inggris

Sisihkan 335 Universitas, Undip Juara Debat Bahasa Inggris
Sisihkan 335 Universitas, Undip Juara Debat Bahasa Inggris

Universitas Diponegoro (Undip) berhasil meraih posisi juara satu dalam National University Debating Championship

(NUDC) 2019 pada Kamis malam (28/7/2019). Kompetisi yang digelar oleh Kemenristekdikti itu dilaksanakan tanggal 14-19 Juli 2019 di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Dalam kompetisi debat Bahasa Inggris nasional tersebut, Undip berhasil tampil sebagai juara pada kategori Main Draw. Tim yang digawangi oleh Maerel Dhalia Arumnisa dan Alfat Faunzani tersebut berhasil menyelesaikan babak Grand Final menggalahkan 335 tim dari universitas lain. Dalam durasi selama satu jam, Undip bersama para finalis mampu beradu argumen membawakan tema politik.

Sementara itu, posisi kedua diraih oleh Universitas Kristen Petra (UKP). Sedangkan posisi ketiga ditempati

oleh Universitas Gajah Mada (UGM) serta Universitas Indonesia (UI) diposisi keempat.

“Deg-deg an sekaligus senang ya, ga sia-sia. Ambisius saja tidak cukup.” ungkap Maerel.

Hal senada juga diungkapkan oleh Rektor Unair, Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., M.T., dalam sambutannya. Prof Nasih mengaku senang sekaligus bangga dapat menjadi tuan rumah dan melahirkan juara-juara berkualitas.

“Kami merasa bahagia dan bangga. Kami sangat berharap, kepada mahasiswa khususnya,

teruslah ingat kita berjuang bersama disini. Selamat kepada pemenang, dan yang lain jangan berkecil hati. Kalah menang itu sudah biasa,” ujarnya.

 

Sumber :

https://education.microsoft.com/Story/CommunityTopic?token=LWt5G

50 Guru MI di Jombang Ikuti Pelatihan Tematik

50 Guru MI di Jombang Ikuti Pelatihan Tematik

50 Guru MI di Jombang Ikuti Pelatihan Tematik

50 Guru MI di Jombang Ikuti Pelatihan Tematik
50 Guru MI di Jombang Ikuti Pelatihan Tematik

Sebanyak 50 guru MI (Madrasah Ibtidaiyah) dari 33 lembaga yang ada di Kecamatan Diwek

, Jombang, mengikuti diklat tematik selama tiga hari, yakni mulai 19-21 Juli 2019.

Kegiatan tersebut merupakan kerjasama Yayasan Dana Sosial Alfalah (YDSF) bersama tim Trainer Kualita Pendidikan Indonesia (KPI) Surabaya, serta Lembaga Pendidikan Maarif NU (Nahdlatul Ulama) Kecamatan Diwek.
Pelatihan guru tematik tersebut sudah menggunakan kurikulum intregrasi.

Selama tiga hari itu, para peserta cukup menikmati. Bahkan mereka banya mendapatkan hal-hal baru di dunia pendidikan

. Semua itu semakin klop dengan metode pelatihan yang mengasyikan dan penuh inovatif. Para peserta dibimbing trainer yang berpengalam dari KPI surabaya. Diantaranya Ustadz Sambang, Ustadzah Nasyiatul Kholisa dan Ustadzah Eka Wulandari.
Baca Juga:

PKS Serukan Ganti Bupati Jember, Perwakilan Guru Tepuk Tangan
Pesta Liar di Villa Tretes Bersama 7 Orang, Mantan Guru Ditangkap Polda Jatim
Marak Kekerasan atas Guru, NasDem Buat Gerakan Moral #HormatiGuru
Mendikbud RI: 7000 Guru Akan Dapat Beasiswa Pendidikan

Katua Pengurus Cabang Maarif NU Kabupaten Jombang H Nurul Khozin mengatakan

, kegiatan yang dilaksanakan di MI Nurul Iman, Desa Grogol, Kecamatan Diwek, selama tiga hari itu diharapkan bisa meningkatkan kualitas guru. “Semoga dengan pelatihan ini guru juga semakin kreatif dan inovatif, semakin disiplin, serta berakhlakul karimah,” ujarnya, Rabu (24/7/2019).

Nurul juga menyampaikan terima kasih kepada YDSF dan KPI atas kontribusinya menjadi penyemangat tersendiri bagi peserta. Harapannya, kerjasama itu bisa terus terjalin. “Dengan adanya guru berkualitas, maka akan menghasilkan anak didik berkualitas pula. Untuk itu, kami berharap kerjasama inin terus terjalin ke depannya,” pungkas Nurul

 

Sumber :

https://education.microsoft.com/Story/CommunityTopic?token=3SM71

Kuasai Teknik-teknik Penyajian Presentasi

Kuasai Teknik-teknik Penyajian Presentasi

Kuasai Teknik-teknik Penyajian Presentasi

Kuasai Teknik-teknik Penyajian Presentasi
Kuasai Teknik-teknik Penyajian Presentasi

Temukan teknik-teknik tertentu, seperti bagaimana menyajkan presentasi melalui beberapa monitor, bagaimana menyembunyikan sajian slide secara temporer untuk mengalihkan perhatian audience dari screen ke pembicaraan Anda, termasuk bagaimana mengemas slide presentasi agar dapat berjalan secara otomatis atau dapat diakses via internet.

Simulasikan Presentasi Anda Sesering Mungkin

Jika perlu, gunakan fasilitas Timer yang tersedia pada aplikasi penyaji presentasi untuk memastikan ketepatan waktu pemaparan setiap slide presentasi Anda.

Lengkapi Sajian Presentasi dengan Materi Tambahan

Anda dapat mencetak dan mendistribusikan lembar handout, membagikan CD materi presentasi, atau bahkan menyertakan materi pendukung bagi audience. Hal ini dapat meminimalkan pecahnya perhatian audience karena harus mencatat poin-poin dan paparan Anda, menghindari tidak tertangkapnya sebagian materi presentasi yang Anda sajikan, dan tentunya menjadi salah satu media penyebaran bagi visi dan misi penyajian presentasi Anda.

PERSIAPAN BAHAN PRESENTASI

Dengan kemajuan teknologi, bahan presentasi dapat dikemas lebih menarik dan tidak membosankan (tapi jangan norak ya). Anda dapat menggunakan bahan presentasi yang sederhana tetapi canggih menggunakan media powerpoint atau menggunakan bahan presentasi yang lebih interaktif dengan multimedia builder (bisa pake flash). Tujuan bahan presentasi adalah semata-mata sebagai guiden (panduan) agar materi presentasi tidak keluar dari bahan yang telah kita tetapkan. Seorang presenter yang pandai berbicara seringkali kita lupa dan lepas dari materi yang seharusnya dipresentasikan dan tidak sesuai dengan alur presentasi yang disiapkan. Oleh karena itu sampaikan bahan yang akan disampaikan dalam media presentasi pokok-pokok pikiran untuk menjaga alur presentasi (biasanya berupa pointer-pointer bahasan).

Pada penggunaan media Powerpoint, usahakan jangan terlalu banyak menggunakan animasi dan sound yang tidak perlu, karena audience akan menganggap anda pamer media presentasi. Gunakan animasi dan sound seperlunya hanya diperlukan (misalnya jika menjelasakan proses perubahan grafik, gunakan animasi gerak yang menunjukkan proses perubahan tersebut).  Please, don’t do that: menggunakan animasi dan sound yang tidak berhubungan dengan materi presentasi.

Gunakan theme yang simple (kalau bisa bermakna sesuai dengan tema presentasi). Penggunaan warna theme yang mencolok tidak dianjurkan (walaupun anda ingin menampilkan kesan ceria). Gunakan juga gradasi warna yang kontras antara background dengan tulisan, sehingga audience dapat dengan mudah menangkap (membaca) presentasi anda. Usahakan menggunakan font tidak lebih kecil dari 24 (tergantung juga pada jenis font-nya).

Gunakan animation effect seperlunya saja pada tampilan presentasi. Jangan menggunakan animation effect pada seluruh tampilan, karena hal tersebut seolah-olah anda menuntun (bahkan lebih ekstremnya “memaksa”) audience untuk membaca sebaris demi baris kata-kata pada presentasi anda (Audience  lebih cerdas dari pada yang anda bayangkan). Kadang-kadang audience menginginkan melihat keseluruhan slide secara utuh secara langsung daripada penampilan baris-perbaris.

Akhirnya uji penampilan presentasi anda kepada teman atau saudara anda dari segi penampilan dan konsistensi penulisan. Kalau perlu ada uji pada tampilannya pada slide projector (LCD) untuk meyakinkan anda bahwa tampilan animasi, sound, theme dan warna dapat ditangkap dengan jelas dan sesuai dengan tema presentasi.

Baca Juga :

Manfaat Presentasi

Manfaat Presentasi

Manfaat Presentasi

 

Manfaat Presentasi
Manfaat Presentasi

Akhir-akhir ini banyak yang membicarakan kunci-kunci kemajuan dalam dunia bisnis. Hal mendasar apakah yang menentukan keberhasilan Anda di masa datang? Pengetahuan,keterampilan teknis,pengalaman dan kemampuan organisasi,semuanya penting bagi kemajuan karier Anda.

Walaupun demikian ,ada faktor yang lebih penting, yakni komunikasi. Seberapa baik komunikasi Anda dengan para staf, rekan-rekan. para manager, atau dengan kelompok manapun yang Anda tuju,merupakan kunci untuk meningkatkan karier Anda
Presentasi juga dapat digunakan untuk menunjukkan kemampuan, karena dari cara seseorang memberikan presentasi dapat dinilai seberapa jauh ia menguasai bidang yang dikelola.

PEMILIHAN APLIKASI PEMBUATAN PRESENTASI

Dewasa ini, aplikasi pembuatan presentasi terbagi dalam beberapa kategori. Perbedaan utama yang dimiliki masing-masing jenis aplikasi umumnya terletak pada output file yang dihasilkan dan media penyajian presentasi yang diakomodasi oleh aplikasi terkait. Kategori jenis, output file, dan media penyajian presentasi antara lain meliputi :

Aplikasi Office

Penggunaan aplikasi office disarankan bagi pembuatan dokumen presentasi secara cepat dan praktis, dengan materi presentasi yang singkat dan ringkas. Integritas aplikasi office memungkinkan penyajian grafik, tabel, dan data dapat dilakukan secara mudah. Fleksibilitas penyajian output file sangat tinggi, mengingat secara umum setiap komputer memiliki aplikasi office di dalamnya. Microsoft PowerPoint merupakan contoh aplikasi yang sangat lazim digunakan untuk kebutuhan ini.

Aplikasi Multimedia

Penggunaan aplikasi multimedia disarankan bagi pembuatan dokumen presentasi yang interaktif, otomatis, dan berdaya tarik. Penggunaan efek, animasi, objek grafis, serta materi audio dan video menjadi lebih optimal jika dirangkai melalui aplikasi jenis ini. Flesibilitas penyajian output presentasi sedikit terbatas. Umumnya output file yang dihasilkan memerlukan aplikasi bantu tertentu untuk menunjang penyajiannya. Hal ini dapat diatasi penyaji dengan selalu menyiapkan source player multimedia pada kemasan modul presentasinya. Macromedia Flash, merupakan contoh aplikasi yang lazim digunakan untuk kebutuhan ini.

Aplikasi Dokumentasi

Penggunaan aplikasi dokumentasi disarankan bagi pembuatan dokumen presentasi dengan materi detail dan komprehensif. Aplikasi jenis ini mampu mempertahankan konsistensi presisi tampilan dan menyediakan fasilitas proteksi pada content dokumen. Fleksibilitas penyajian output file sangat tinggi, bahkan bersifat multi platform (dapat diakses dari berbagai sistem operasi). Selain itu, output file dapat dipertukarkan dan disajikan secara aman melalui beberapa metode (misalnya via internet). Tool PDF Maker seperti Adobe Acrobat, atau HTML Editor seperti Microsoft FrontPage merupakan beberapa alternatif aplikasi yang dapat Anda gunakan.

Berdasarkan output dan media presentasi yang didukung oleh jenis aplikasi presentasi di atas, Anda dapat memperkirakan aplikasi mana yang paling sesuai dengan kebutuhan pembuatan dokumen presentasi Anda.

PERENCANAAN MATERI PRESENTASI

Perencanaan dokumen presentasi merupakan hal paling mendasar yang perlu Anda persiapkan. Beberapa di antaranya adalah :

Tentukan Tema dan Tujuan secara Spesifik

Meskipun Anda dimungkinkan menyusun satu dokumen presentasi dengan kandungan yang sangat komprehensif untuk berbagai keperluan, namun hal ini tidak disarankan. Pastikan Anda memiliki dokumen presentasi tersendiri dengan tema, tujuan dan misi, serta target audience penyajian presentasi yang spesifik.

Susun Kerangka Materi Presentasi

Ibarat merencanakan sebuah karya tulis yang dituangkan dalam sebuah kerangka karangan, maka presentasi yang baik juga harus memiliki kerangka materi yang dituangkan dalam poin-poin presentasi. Susun poin-poin utama presentasi, estimasikan jumlah dan koherensi slide-slide Anda, temasuk pertimbangan perlunya referensi-referensi pendukung.

Kumpulkan Materi Utama dan Pendukung

Pengumpulan materi dapat Anda persiapkan dari awal. Anda dapat mulai merangkum sumber-sumber materi yang akan Anda tuangkan. Pilih koleksi file gambar, audio, atau video sebagai objek pendukung. Siapkan tabel, grafik, dan data pendukung jika diperlukan.

Tentukan Aplikasi Pembuat Presentasi yang Tepat

Berdasarkan perencanaan, kerangka, dan kumpulan materi yang telah Anda siapkan di awal, maka Anda dapat memilih aplikasi pembuat presentasi yang tepat bagi penuangan materi presentasi Anda. Baca kembali tip pada bagian awal untuk memastikannya.

Manfaatkan Aplikasi Penunjang

Inovasi di bidang perangkat lunak dewasa ini sangat beragam. Anda dapat memanfaatkan aplikasi tertentu untuk keperluan tertentu. Pada dasarnya, output akhir yang Anda persiapkan melalui aplikasi penunjang selalu dapat Anda integrasikan ke dalam slide presentasi. Di samping memanfaatkan aplikasi penunjang bagi penyusunan materi, Anda sebaiknya juga melengkapi diri dengan berbagai aplikasi bantu bagi penyajian presentasi.

Tentukan Output Sesuai dengan Kebutuhan

Tentukan output akhir presentasi Anda berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang telah diulas di bagian awal. Jika memungkinkan, pilih output akhir yang paling fleksibel, sehingga Anda mudah menyajikan, mengekspor, atau mengonversikan formatnya ke dalam output lainnya jika diperlukan.

PENGUASAAN ASPEK TEKNIS PRESENTASI

Selain menguasai aspek pembuatan sebuah dokumen presentasi melalui aplikasi tertentu, akan lebih ideal jika Anda juga memahami berbagai hal berkaitan dengan aspek teknis seputar penyajian presentasi. Beberapa di antaranya adalah tentang perangkat-perangkat yang diperlukan dalam menyajikan sebuah presentasi, perangkat pendukung yang dapat Anda pilih, serta teknik-teknik penggunaannya. Beberapa hal yang sebaiknya Anda pahami atara lain :

Pemilihan Perangkat Komputer

Peran komputer penyaji sangat dominan bagi kelancaran sebuah sesi presentasi. Pertimbangan pemilihan perangkat komputer antara lain mengenai spesifikasi teknis komputer, jenis atau tipe komputer, kelengkapan perangkat teknologi yang terpasang, serta sistem operasi dan aplikasi penunjang yang ada di dalamnya.

Pemilihan Media Simpan

Media simpan tidak hanya terbatas pada harddisk yang ada di dalam PC Anda. Pertimbangkan segi portabilitas, flesibilitas, dan mobilitas media simpan bagi dokumen presentasi Anda. Pertimbangkan pemakaian keping optical disk, USB Flash Memory, atau bahkan server jaringan atau hosting internet.

Pemilihan Perangkat Display

Perangkat display presentasi tidak hanya terbatas pada OHP. Pertimbangkan penggunaan LCD Projector, DLP Projector, atau Dual / Multi Monitor untuk berpresentasi. Tentukan juga jenis screen yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

Pemilihan Perangkat Pendukung

Sound system yang memadai adalah syarat mutlak bagi penyajian presentasi. Tentukan jenis perangkat sound system yang fleksibel namun berkemampuan optimal. Pertimbangkan juga pemakaian laser pointer untuk mendampingi sesi presentasi Anda. Sediakan camera pada ruang presentasi untuk keperluan dokumentasi Anda, terlebih jika Anda ingin mendistribusikan kembali moment-moment presentasi yang cukup penting untuk kolega Anda.

TEKNIK PENYAJIAN PRESENTASI

Sebagus apapun materi presentasi Anda, selengkap apapun perangkat presentasi yang tersedia, semua akan sia-sia jika teknik penyajian presentasi Anda tidak menarik. Beberapa tip yang kami berikan antara lain :

Sumber : https://www.diigo.com/item/note/74×26/8ynw?k=9072c7a4088b191c804b344e4914fd0a

Titik Verivikasi

Titik Verivikasi

Titik Verivikasi

Titik Verivikasi
Titik Verivikasi

Verifikasi yang berupa inspeksi dan walkthrough dapat dilakukan pada akhir dari tahap-tahap analisis sistem, desai sistem dan tahap penerapan sistem. Verifikasi ini menunjukkan tanda akhir dari suatu tahap di systems life cycle. Setelah verifikasi yang berupa inspeksi selesai dilakukan, biasanya dilanjutkan dengan kaji ulang (review) dari manajemen. Verifikasi yang berupa walkthrough biasanya dilakukan pada tahap penerapan/implementasi sistem. Walkthrough sering juga dilakukan pada tahap yang lain.

Verifikasi Akhir Tahap Analisis Sistem

Analisis sistem dilakukan oleh analis sistem untuk menjawab pertanyaan “apa yang harus dikerjakan untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada?”. Sasaran dari verifikasi setelah tahap analisis sistem selesai dilakukan adalah untuk meyakinkan bahwa analis sistem telah berjalan pada jalur yang benar. Untuk ini verifikasi perlu dilakukan dengan pertanyaan-pertanyaan kunci sebagai berikut ini.

  1. Apakah analis sistem benar-benar telah memahami permasalahan-permasalahan yang ada?
  2. Apakah analis sistem telah mendefinisikan apa yang harus dilakukan untuk memecahkan permasalahan-permasalahan ini?

Pada tahap ini, dokumentasi yang diverifikasi dan personil-personil verifikasi adalah sebagai berikut ini.

Dokumentasi yang diverifikasi:

  • Diagram arus data
  • Kamus data
  • Bagan alir sistem
  • Bagan berjenjang

Penulis dokumen ini:

–  Analis sistem

Personil yang melakukan inspeksi

  • Moderator dapat berupa pemakai sistem atau manajemen atau personil teknik.
  • Reviewer dapat berupa pemakai sistem atau manajemen atau personil teknik

Personil yang melakukan walkthrough:

–  Moderator dapat berupa analis sistem bukan penulis dokumen atau analis lain.

–  Reviewer dapat berupa analis sistem bukan penulis dokumen atau analis lain

Verifikasi Akhir Tahap Desai Sistem

Desain sistem dilakukan oleh analisis sistem atau designer untuk menjawab pertanyaan “bagaimana permasalahan-permasalahan yang ada dipecahkan dan dapatkah sistem diterapkan?”. Sasaran dari verifikasi setelah tahap desain sistem selesai dilakukan adalah untuk menilai apakah sistem yang dirancang betul-betul akan dapat memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada dan dapat memenuhi kebutuhan pemakai sistem. Untuk ini verifikasi perlu dilakukan dengan pertanyaan-pertanyaan kunci sebagai berikut ini.

  1. Apakah pemecahan altenatip secara teknik realistis?
  2. Apakah pemecahan altenatip merupakan pilihan yang masuk akal?
  3. Dapatkah program komputer ditulis dari rancangan ini?
  4. Apakah jadual implementasi masuk akal?
  5. Apakah rancangan ini sesuai dengan sasaran sistem?

Pada tahap ini, dokumentasi yang diverifikasi dan personil-personil yang melakukan verifikasi adalah sebagai berikut ini.

Dokumentasi yang diverifikasi

  • Kamus data lengkap
  • Bagan alir sistem
  • Bagan berjenjang
  • Bagan tersetruktur
  • Rancang bangun output
  • Rancang bangun input
  • Rancang bangun file dan database
  • Bagan alir program
  • Pseudocode
  • structured english
  • tabel keputusan
  • bagan IPO
  • rancang bangun perangkat keras
  • jadual implementasi

Penulis dokumen ini:

–  Analisis sistem

Personil yang melakukan inspeksi:

  • Moderator dapat berupa pemakai sistem atau manajemen atau personil teknik.
  • Reviewer dapat berupa pemakai sistem atau manajemen atau personil teknik

Personil yang melakukan walkthrough:

  • Moderator dapat berupa analis sistem bukan penulis dokumen atau analis lain.
  • Reviewer dapat berupa analis sistem bukan penulis dokumen atau analis lain

VERIFIKASI AKHIR TAHAP IMPLEMENTASI SISTEM

Sasaran dari verifikasi setelah tahap implementasi sistem selesai dilakukan adalah untuk meyakinkan bahwa sistem telah diimplementasikan sesuai dngan yang diinginkan. Untuk ini verifikasi perlu dilakukan dengan pertanyaan-pertanyaan kunci sebagai berikut ini.

  1. Apakah program aplikasi yang telah dibuat sesuai dengan rancang bangunnya?
  2. Apakah prosedur-prosedur operasi masuk akal?

Pada tahap ini, dokumentasi yang diverifikasi dan personil-personil yang melakukan verifikasi adalah sebagai berikut ini.

Dokumentasi yang diverifikasi:

  • Manual pemakai
  • Cetakan kode program

Penulis dokumen ini:

Pemrogram.

Personil yang melakukan inspeksi:

  • Moderator dapat berupa pemakai sistem atau manajemen atau personil teknik.
  • Reviewer dapat berupa pemakai sistem atau manajemen atau personil teknik

Personil yang melakukan walkthrough:

  • Moderator dapat berupa analis sistem bukan penulis dokumen atau analis lain.
  • Reviewer dapat berupa analis sistem bukan penulis dokumen atau pemrogram lain.

Sumber : http://www.articles.howto-tips.com/How-To-do-things-in-2019/dosenpendidikan-introduces-high-school-study-materials-their-website

ITS Siap Majukan Pendidikan dengan Teknologi 5G

ITS Siap Majukan Pendidikan dengan Teknologi 5G

ITS Siap Majukan Pendidikan dengan Teknologi 5G

 

ITS Siap Majukan Pendidikan dengan Teknologi 5G
ITS Siap Majukan Pendidikan dengan Teknologi 5G

Kemajuan teknologi telekomunikasi menuntut adanya transformasi, tidak terkecuali

dalam bidang pendidikan. Menyadari hal tersebut, operator seluler 3 (Tri) Indonesia mengajak kerja sama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan uji coba jaringan 5G bertajuk Future is Now #IndonesiaTanpaBatas di Gedung Pusat Robotika ITS, Kamis (5/9/2019).

Uji coba jaringan 5G untuk kali pertama ini dihadiri langsung oleh Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng. Dalam memberikan sambutannya yang sempat ditampilkan melalui teknologi hologram, rektor yang biasa disapa Ashari ini mengungkapkan bahwa kehadiran teknologi 5G akan mengubah seluruh sektor kehidupan, terutama dalam bidang pendidikan.

Ia juga menjelaskan, ITS sebagai digital eco campus menaruh perhatian besar terhadap

perkembangan jaringan komunikasi ini.Guru besar Teknik Elektro ini juga menekankan bahwa kolaborasi teknologi informasi dan industri merupakan sebuah keniscayaan. “Yang menjadi tugas bersama adalah bagaimana teknologi 5G ini mampu dimanfaatkan oleh kampus serta industri,” tegasnya.

Terkait masa depan pemanfaatan jaringan 5G oleh ITS, Ashari memaparkan bahwa jaringan 5G sangat disambut baik oleh sivitas akademika ITS. Menurutnya, banyak riset yang bisa dilakukan baik oleh mahasiswa maupun dosen ITS yang membutuhkan jaringan 5G untuk memaksimalkan teknologi yang dibuat.

“Misalnya riset robot autonomous yang diprakarsai mahasiswa ITS. Kekalahan yang sempat dialami tim robotika ITS

di Korea beberapa waktu lalu disebabkan oleh ketertinggalan penggunaan jaringan kita yang masih menggunakan 4G, ungkap mantan Kepala Departemen Teknik Elektro ITS ini memberikan contoh nyata.

 

Baca Juga :

Data WHO: Setiap 40 Detik, 1 Orang Meninggal Bunuh Diri

Data WHO Setiap 40 Detik, 1 Orang Meninggal Bunuh Diri

Data WHO: Setiap 40 Detik, 1 Orang Meninggal Bunuh Diri

Data WHO Setiap 40 Detik, 1 Orang Meninggal Bunuh Diri
Data WHO Setiap 40 Detik, 1 Orang Meninggal Bunuh Diri

Bunuh diri merupakan masalah kesehatan mental masyarakat global yang multi-faktorial dan kompleks

. Kasus bunuh diri ternyata tidak hanya terjadi di kota-kota besar yang memiliki tingkat mobilitas tinggi, tetapi juga banyak terjadi bahkan di pedesaan.

Menurut WHO, bunuh diri telah menjadi momok dunia, data menyebutkan setidaknya kasus bunuh diri yang tercatat sekitar 800.000 orang di seluruh dunia meninggal akibat bunuh diri. Artinya, setiap 40 detik terdapat 1 orang yang meninggal karena bunuh diri.

The Indonesian National Representatif of International Association for Suicide Prevention (IASP) diwakili oleh Nalini Muhdi, dr SpKJ K dari Kedokteran Jiwa Unair memberikan pemaparan terkait kompleksitas alasan bunuh diri dan status kasus bunuh diri di Indonesia dalam tema Surabaya Suicide Update 2019, Rabu (4/9/2019) di Gedung Daldiri FK Unair.

dr Nalini mengatakan bahwa sejak 2003 Indonesia sudah berada di zona merah rawan upaya bunuh diri.

Rentang usia rawan bunuh diri pun ternyata di tataran remaja hingga dewasa awal, atau dalam usia sekolah hingga usia produktif (15-29 tahun).
Baca Juga:

Unair Kembali Kukuhkan 3 Guru Besar
Peneliti Unair Manfaatkan Doxycycline Dosis Rendah untuk Fotosensitizer
Kini, Gejala Penyakit Dapat Dikenali Cukup Lewat Aplikasi Seluler

“Masa remaja hingga dewasa awal itu sangat rentan terhadap depresi yang memicu upaya bunuh diri. Sehingga sebenarnya kasus bunuh diri ini seperti fenomena gunung es yang hanya terlihat dipermukaan saja. Sedangkan kebanyakan kasus underreported,” ungkap Nalini.

Nalini juga mengatakan bahwa alasan seseorang memutuskan untuk bunuh diri tidaklah bisa atau boleh disimplifikasi

atau disederhanakan. Karena saat ini upaya bunuh diri tidak hanya terbesit dibenak orang dewasa, tetapi juga kerap ditemui terjadi pada anak anak dan remaja.

“Alasan bunuh diri itu tidak sederhana, tidak boleh juga disimplifikasikan. Jika bunuh diri menjadi jalan terakhir yang dipilih bukan berarti orang tersebut tidak berfikir panjang atau berlatar belakang tidak berpendidikan tinggi. Keputusan tersebut sangatlah kompleks,” tutur Nalini.

Pemicu bunuh diri adalah adanya sumber-sumber stres yang tidak segera ditangani sehingga menyebabkan timbulnya stresshore yang dalam. Sumber-sumber stres tersebut adalah konflik, tekanan, krisis dan frustasi.

“Stresshore di Indonesia itu lengkap, keempatnya ada. Sehingga kalau kita tidak memiliki cara atau kekuatan mental untuk menghadapi hal tersebut, ditambah kita riskan atau termasuk dalam golongan resiko tinggi kita akan rentan untuk depresi dan depresi kalau tidak teratasi akan menyebabkan orang berpikir tentang kematian,” jelasnya.

 

Sumber :

https://www.theamericanreporter.com/unit4-erps-new-product-is-capable-of-enhancing-users-experience/

BPBD Kota Malang Sosialisasi Siaga Kebencanaan ke Siswa SMA

BPBD Kota Malang Sosialisasi Siaga Kebencanaan ke Siswa SMA

BPBD Kota Malang Sosialisasi Siaga Kebencanaan ke Siswa SMA

BPBD Kota Malang Sosialisasi Siaga Kebencanaan ke Siswa SMA
BPBD Kota Malang Sosialisasi Siaga Kebencanaan ke Siswa SMA

Bencana bisa datang kapan pun, sejauh ini belum ada teknologi yang mampu memprediksi

datangnya bencana. Namun, dengan modal pengetahuan penyelamatan diri setidaknya risiko luka atau hilangnya nyawa bisa dikurangi.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Kota Malang, Nur Asmi melakukan sosialisasi penanganan kebencanaan ke siswa sekolah. Salah satunya, memberi materi edukasi bencana di SMA Negeri 7 Kota Malang, Rabu (4/9/2019).

Di hadapan ratusan siswa didik kelas X dan XI, Asmi mengatakan langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi harus diketahui dengan baik. Antara siswa dan guru harus menerapkan prosedur baku evakuasi bangunan tinggi.

“Bakuan life survival (evakuasi penyelamatan diri) saat ini dikenal dengan BBMK.

Yakni jangan Berlari, jangan Berisik, jangan Mendorong dan jangan Kembali.” kata Asmi.

Asmi mengatakan, korban luka atau cedera saat evakuasi terkadang malah disebabkan kesalahan prosesi evakuasi. Dimana siswa malah berebut turun tangga, ada yang saling mendorong dengan berteriak akibat insting menyelamatkan diri.

“Nah, saat evakuasi bawalah tas atau benda yang bisa melindungi kepala.

Berjalan sewajarnya tanpa mendorong teman di depannya. Jangan malah salah bawa ya, harusnya bawa tas malah bawa HP,” ujar Asmi.

Usai pemberian sosialisasi, dilanjutkan dengan simulasi bencana gempa bumi yang melibatkan 300 siswa beserta guru pembimbing. Meski sebatas simulasi, namun seluruh siswa dan guru memainkan perannya dengan serius seolah-olah kejadian sebanarnya.

 

Sumber :

https://www.travelblog.org/Asia/Indonesia/Bali/Kuta/blog-1044063.html

Kejahatan yang berhubungan erat dengan penggunaan teknologi

Kejahatan yang berhubungan erat dengan penggunaan teknologi

Kejahatan yang berhubungan erat dengan penggunaan teknologi

Kejahatan yang berhubungan erat dengan penggunaan teknologi
Kejahatan yang berhubungan erat dengan penggunaan teknologi

Kejahatan yang berhubungan erat dengan penggunaan teknologi yang berbasis komputer dan jaringan telekomunikasi ini dikelompokkan dalam beberapa bentuk sesuai modus operandi yang ada, antara lain:

  1. Unauthorized Access to Computer System and Service, kejahatan yang dilakukan dengan memasuki/menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya.
  2. Illegal Contents, merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum. Contohnya, pemuatan suatu berita bohong atau fitnah yang akan menghancurkan martabat atau harga diri pihak lain.
  3. Data Forgery, merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scripless document melalui internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi “salah ketik” yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku karena korban akan memasukkan data pribadi dan nomor kartu kredit yang dapat saja disalah gunakan.
  4. Cyber Espionage, merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer pihak sasaran. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap saingan bisnis yang dokumen ataupun data pentingnya (database) tersimpan dalam suatu sistem yang computerized (tersambung dalam jaringan komputer).
  5. Cyber Sabotage and Extortion, kejahatan ini dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet. Biasanya kejahatan ini dilakukan dengan menyusupkan suatu logic bomb, virus komputer ataupun suatu program tertentu, sehingga data, program komputer atau sistem jaringan komputer tidak dapat digunakan, tidak berjalan sebagaimana mestinya, atau berjalan sebagaimana yang dikehendaki oleh pelaku.
  6. Offense against Intellectual Property, kejahatan ini ditujukan terhadap hak atas kekayaan intelektual yang dimiliki pihak lain di internet. Sebagai contoh, peniruan tampilan pada halaman suatu situs milik orang lain secara ilegal, penyiaran suatu informasi di internet yang ternyata merupakan rahasia dagang orang lain, dan sebagainya.
  7. Infringements of Privacy, kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap keterangan pribadi seseorang yang tersimpan pada formulir data pribadi yang tersimpan secara computerized, yang apabila diketahui oleh orang lain maka dapat merugikan korban secara materil maupun immateril, seperti nomor kartu kredit, nomor PIN ATM, dan sebagainya.

Dalam upaya menangani masalah kejahatan dunia maya ini, terdapat beberapa hukum positif yang berlaku umum dan dapat dikenakan bagi para pelaku cybercrime terutama untuk kasus-kasus yang menggunakan komputer sebagai sarana, antara lain:’

Baca Juga :