Pengertian Dan Teori Badan Hukum

Pengertian Dan Teori Badan Hukum

Pengertian Dan Teori Badan Hukum

Pengertian Dan Teori Badan Hukum
Pengertian Dan Teori Badan Hukum

 

Pengertian Dan Teori Badan Hukum

Di dalam hukum badan-badan atau perkumpulan-perkumpulan dipandang sebagai subyek hukum yang dapat memiliki hak-hak dan melakukan perbuatan-perbuatan hukum seperti manusia. Badan-badan dan perkumpulan-perkumpulan itu dapat memiliki kekayaan sendiri, ikut serta dalam lalu-lintas hukum dengan perantaraan pengurusnya, dapat digugat dan menggugat di muka Hakim. Badan-badan atau perkumpulan tersebut dinamakan Badan hukum.

 

Definisi Badan Hukum

  1. Menurut E. Utrecht, badan hukum (rechtspersoon) adalah badan yang menurut hukum berkuasa menjadi pendukung hak, yang tidak berjiwa. Badan hukum sebagai gejala kemasyarakatan adalah suatu gejala yang riil, merupakan fakta yang benar-benar dalam pergaulan hukum biarpun tidak berwujud manusia atau benda yang dibuat dari besi, kayu dan sebagainya.
  2. Menurut Molengraaff, badan hukum pada hakikatnya merupakan hak dan kewajiban dari para anggotanya secara bersama-sama, yang mana di dalamnya terdapat harta kekayaan bersama yang tidak dapat dibagi-bagi. Setiap anggota tidak hanya menjadi pemilik sebagai pribadi untuk masing- masing bagiannya dalam satu kesatuan yang tidak dapat dibagi-bagi itu, tetapi juga sebagai pemilik bersama untuk keseluruhan harta kekayaan, sehingga setiap pribadi anggota adalah juga pemilik harta kekayaan yang terorganisasikan dalam badan hukum itu.

 

Secara Umum Badan hukum diartikan sebagai organisasi atau perkumpulan

yang didirikan dengan akta yang otentik dan dalam hukum diperlakukan sebagai orang yang memiliki hak dan kewajiban atau disebut juga dengan subyek hukum. Subyek hukum dalam ilmu hukum ada dua yakni, orang dan badan hukum. Disebut sebagai subyek hukum karena orang dan badan hukum menyandang hak dan kewajiban hukum.

 

Teori-Teori Badan Hukum

  1. Teori Fiksi. Menurut teori ini badan hukum itu semata-mata buatan negara saja. Badan hukum itu hanyalah fiksi, yakni sesuatu yang sesungguhnya tidak ada, tetapi orang yang menghidupkannya dalam bayangan sebagai subyek hukum yang dapat melakukan perbuatan hukum seperti manusia.
  2. Teori Kekayaaan Bertujuan. Menurut teori ini hanya manusia saja yang dapat menjadi subyek hukum. Namun ada kekayaan (vermogen) yang bukan merupakan kekayaan seseorang, tetapi kekayaan itu terikat tujuan tertentu. Kekayaan yang tidak ada yang mempunyai dan terikat kepada tujuan tertentu inilah yang diberi nama badan hukum. Kekayaan badan hukum dipandang terlepas dari yang memegangnya (onpersoonlijk/subjectloos).
  3. Teori Organ. Menurut teori ini badan hukum itu seperti manusia, menjadi penjelmaan yang benar-benar dalam pergaulan hukum yaitu ’eine leiblichgeistige Lebensein heit’. Badan hukum itu menjadi suatu ’verbandpersoblich keit’ yaitu suatu badan yang membentuk kehendaknya dengan perantaraan alat-alat atau organ-organ badan tersebut misalnya anggota-anggotanya atau pengurusnya seperti manusia yang mengucapkan kehendaknya dengan perantaraan mulutnya atau dengan perantaraan tanganya jika kehendak itu ditulis di atas kertas.

Teori Kekayaan Bersama (Propriete Collective Theory).

Menurut teori ini hak dan kewajiban badan hukum pada hakikatnya adalah hak dan kewajiban para anggota bersama-sama. Kekayaan badan hukum adalah milik (eigendom) bersama seluruh anggotanya. Orang-orang yang berhimpun tersebut merupakan suatu kesatuan dan membentuk suatu pribadi yang dinamakan badan hukum. Oleh karena itu badan hukum adalah suatu konstruksi yuridis saja. Pada hakikatnya badan hukum itu sesuatu yang abstrak.

Teori Kenyataan Yuridis. Menurut Meijers badan hukum itu merupakan suatu realitas, konkrit, riil, walaupun tidak dapat diraba, bukan khayal, tetapi suatu kenyataan yuridis. Meijers menyebut teori tersebut sebagai teori kenyataan sederhana (eenvoudige realiteit), karena menekankan bahwa hendaknya dalam mempersamakan badan hukum dengan manusia itu terbatas sampai pada bidang hukum saja. Jadi menurut teori kenyataan yuridis badan hukum adalah wujud yang riil, sama riilnya dengan manusia.

Sumber : http://belialatmusik.com/tips-meningkatkan-kecerdasan-lewat-musik-pada-anak/

Pemprov Jabar Optimalkan Penanganan Aset

Pemprov Jabar Optimalkan Penanganan Aset

Pemprov Jabar Optimalkan Penanganan Aset

Pemprov Jabar Optimalkan Penanganan Aset
Pemprov Jabar Optimalkan Penanganan Aset

BANDUNG- Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil

menyatakan bimbingan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di acara Penandatanganan Dokumen Kerjasama Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Penertiban Barang Milik Daerah se-Jabar, dalam rangka penertiban optimalisasi pendapatan daerah juga  barang milik daerah.

“Media mengamati sering kali kalau untuk aset dan barang daerah, ada gugatan, penumpukan fisik dan sebagainya, sekarang kita akselerasi tidak ada aset-aset yang hilang perjalannya oleh pihak pihak oknum yang tidak bertanggung jawab,” ucapnya.

Menurut Gubernur, adalah optimalisasi pendapatan daerah

karena banyak sekali modus-modus dibawah yang pemasukan pendapatan daerah tidak optimal dimana dalam pelaksanaannya ada istilah buku satu, buku dua atau buku tiga.

“Praktek-praktek koruptif itu dari sisi prilaku bisnis masih berada dan berlangsung sehingga merugikan khususnya dipemerintah tingkat dua,” kata Gubernur, diacara Penandatanganan Dokumen Kerjasama Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Penertiban Barang Milik Daerah se-Jabar, di Gedung Sate, Senin (29/04).

Gubernur menyatakan, pihaknya akan mengoptimalkan,

dan juga akan mengirim tim untuk mengakselerasi sehingga apa yang dikhawatirkan bisa kita perbaiki dengan sebuah cara dan semua ini ada dalam pengawasan KPK, untuk memaksimalkan tidak ada lagi potensi-potensi korupsi.

Sementara untuk masalah aset menurut Gubernur, karena dari dulu sudah tercatat dalam daftar tetapi sertifikatnya tidak ada kita akan coba melengkapinya meski tidak bisa cepat dilakukan karena BPN juga tidak bisa buru buru, tapi kita coba akselerasi dengan pertemuan ini supaya kami diprioritaskan minimal di selamatkan dulu aset aset yang terdaftar di negara jangan sampe diserobot oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Utamanya bidang bidang tanah, itu mengapa dari BPN Jawa Barat kita tandatangani, agar bisa dimaksimalkan pelayanan untuk aset tanah atau bangunan itu ada sertifikat,” pungkasnya

 

Baca Juga :

 

 

April, Jabar Alami Inflasi 0,41 Persen

April, Jabar Alami Inflasi 0,41 Persen

April, Jabar Alami Inflasi 0,41 Persen

April, Jabar Alami Inflasi 0,41 Persen
April, Jabar Alami Inflasi 0,41 Persen

BANDUNG – April 2019 IHK Gabungan Jawa Barat yang meliputi 7 kota yaitu Kota Bogor,

Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Bekasi, Kota Depok dan Kota Tasikmalaya mengalami kenaikan indeks.

“IHK dari 133,96 di Maret 2019 menjadi 134,51 di April 2019, dengan demikian terjadi inflasi sebesar 0,41 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS ) Jabar Doddy Herlando, Kamis (5/2).

Dari tujuh kota pantauan IHK di Jawa Barat April 2019 seluruhnya

mengalami inflasi yaitu Kota Bogor sebesar 0,50 persen, Kota Sukabumi sebesar 0,46 persen, Kota Bandung sebesar 0,43 persen, Kota Cirebon sebesar 0,27 persen, Kota Bekasi sebesar 0,35 persen, Kota Depok sebesar 0,49 persen, dan Kota Tasikmalaya sebesar 0,21 persen

Laju inflasi tahun kalender “year to date” (Januari – April 2019) sebesar 0,80 persen dan laju inflasi dari tahun ke tahun “year on year” (April 2019 terhadap April 2018) tercatat sebesar 2,88 persen.

Dari tujuh kelompok pengeluaran seluruhnya mengalami inflasi

yaitu Kelompok Bahan Makanan sebesar 1,67 persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,14 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar sebesar 0,02 persen.

Kemudian Kelompok Sandang sebesar 0,06 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 0,31 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga sebesar 0,02 persen, dan Kelompok Transpor, Komunikasi & Keuangan sebesar 0,09 persen. Jo

 

Sumber :

https://www.codecademy.com/suparYanto212

Gubernur: Pendidikan Dilakukan Secara Estafet

Gubernur Pendidikan Dilakukan Secara Estafet

Gubernur: Pendidikan Dilakukan Secara Estafet

Gubernur Pendidikan Dilakukan Secara Estafet
Gubernur Pendidikan Dilakukan Secara Estafet

BANDUNG- Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan apresiasi kepada seluruh peserta

dari kota dan kabupaten di Jawa Barat yang telah mengikuti Seleksi Tilawatil Qur’an XVl tingkat Provinsi Jawa Barat, yang berlangsung sejak tanggal 28 April hingga 3 Mei 2019 bertempat di Pusdai Jl. Diponegoro No. 63 Bandug, Mesjid AI-Mutaqin Gedung Sate dan Mesjid Agung Kota Bandung.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, saya ucapkan selamat kepada para juara,” kata Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, dalam sambutannya diacara penutupan STQ XVI, di Pusdai, Jumat (04/05) malam.

Menurut Gubernur, pendidikan dalam memahami Al Qur’an dan Hadist

harus dilakukan secara estafet sejak mulai dari anak-anak dengan cara-cara yang paling mulia untuk mewujudkan masyarakat yang Madani sesuai visi Jawa Barat yaitu Terwujudnya Jawa Barat Juara Lahir Batin dengan Inovasi dan Kolaborasi.

“Kegiatan masyarakat ini telah dan contoh masyarakat lain. Dan hidup berkompetisi setiap hari untuk mencari penghidupan yang lebih baik dan kita akan berhasil jika keturunan kita lebih baik dari orang tuanya,” ucapnya.

Gubernur mengatakan, kalau anak kita lebih baik, lebih sejahtera, sehat dari

pada orang tuanya tentunya ini lebih baik dan berhasil, begitu juga dalam hafalan Qur’an dan hadist berati kita masuk golongan yg beruntung.

“Mudah-mudahan Jabar diberkahi Allah SWT esok lebih baik lagi dan ada 2 nilai yang dimiliki masyarakat Indonesia yaitu paling optimis, selalu berbaik hati  indeks kedermawanan dan Indonesia negara paling baik hati, ini survei yang dilakukan terhadap200 negara, ini nilai kelas dunia,” ucapnya.

Gubenur juga meminta kepada kita dan kabupaten yang tidak mendapatkan nilai sama sekali dalam STQ XVI ini untuk terus meningkatkan kemampuan dan pembinaannya kepada para peserta yang mereka kirimkan.

“Selamat bagi Kota dan Kabupaten, bagi daerah yang tidak mendapat nilai sama sekali untuk disurati biar jangan tidak ada nilai sama sekali. Pembinaan menjadi penting, karena pembinaan akan melahirkan dari sebuah sistem,” pungkasnya

 

Sumber :

https://www.codecademy.com/partaIbeng

Peraturan dan Regulasi ( UU No.19 Tentang Hak Cipta)

Peraturan dan Regulasi ( UU No.19 Tentang Hak Cipta)

Peraturan dan Regulasi ( UU No.19 Tentang Hak Cipta)

Peraturan dan Regulasi ( UU No.19 Tentang Hak Cipta)
Peraturan dan Regulasi ( UU No.19 Tentang Hak Cipta)

 

UU No.19 tentang Hak Cipta

Berdasarkan UU RI no 19 tahun 2002

Bab 1 mengenai Ketentuan Umum, Pasal 1

Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pencipta adalah seorang atau beberapa orang secara bersama -sama yang atas inspirasinya melahirkan suatu Ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan, atau keahlian yang dituangkan ke dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi.

Ciptaan adalah hasil setiap karya Pencipta yang menunjukkan keasliannya dalam lapangan ilmu pengetahuan, seni, atau sastra.

Pemegang Hak Cipta adalah Pencipta sebagai Pemilik Hak Cipta, atau pihak yang menerima hak tersebut dari Pencipta, atau pihak lain yang menerima lebih lanjut hak dari pihak yang menerima hak tersebut.

Hak Terkait adalah hak yang berkaitan dengan Hak Cipta, yaitu hak eksklusif bagi Pelaku untuk memperbanyak atau menyiarkan pertunjukannya; bagi Produser Rekaman Suara untuk memperbanyak atau menyewakan karya rekaman suara atau rekaman bunyinya, dan bagi Lembaga Penyiaran untuk membuat, memperbanyak, atau menyiarkan karya siarannya

Lisensi adalah izin yang diberikan oleh Pemegang Hak Cipta atau Pemegang Hak Terkait kepada pihak lain untuk mengumumkan dan/atau memperbanyak Ciptaannya atau produk Hak Terkaitnya dengan persyaratan tertentu.

Ketentuan Umum

Pada dasarnya, hak cipta merupakan “hak untuk menyalin suatu ciptaan”. Hak cipta dapat juga memungkinkan pemegang hak tersebut untuk membatasi penggandaan tidak sah atas suatu ciptaan. Pada umumnya pula, hak cipta memiliki masa berlaku tertentu yang terbatas.

Hak cipta berlaku pada berbagai jenis karya seni atau karya cipta atau “ciptaan”. Ciptaan tersebut dapat mencakup puisi, drama, serta karya tulis lainnya, film, karya-karya koreografis (tari, balet, dan sebagainya), komposisi musik, rekaman suara, lukisan, gambar, patung, foto, perangkat lunak komputer, siaran radio dan televisi, dan (dalam yurisdiksi tertentu) desain industri. Hak cipta merupakan salah satu jenis hak kekayaan intelektual, namun hak cipta berbeda secara mencolok dari hak kekayaan intelektual lainnya (seperti paten, yang memberikan hak monopoli atas penggunaan invensi), karena hak cipta bukan merupakan hak monopoli untuk melakukan sesuatu, melainkan hak untuk mencegah orang lain yang melakukannya.

Di Indonesia, masalah hak cipta diatur dalam Undang-undang Hak Cipta, yaitu, yang berlaku saat ini, Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002. Dalam undang-undang tersebut, pengertian hak cipta adalah “hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku” (pasal 1 butir 1).

Lingkup Hak cipta

Lingkup hak cipta diatur didalam bab 2 mengenai LINGKUP HAK CIPTA pasal 2-28 :

·         Ciptaan yang dilindungi (pasal 12), Ciptaan yang dilindungi adalah Ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, seni, dan sastra, yang mencakup: buku, Program Komputer, pamflet, perwajahan (lay out) karya tulis yang diterbitkan, dan semua hasil karya tulis lain, ceramah, kuliah, pidato, dan Ciptaan lain yang sejenis dengan itu, alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan, lagu atau musik dengan atau tanpa teks, drama atau drama musikal, tari, koreografi, pewayangan, dan pantomim, seni rupa dalam segala bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi, seni pahat, seni patung, kolase, dan seni terapan, arsitektur, peta, seni batik, fotografi, sinematografi, terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, database, dan karya lain dari hasil pengalihwujudan.

·         Ciptaan yang tidak ada Hak Cipta (pasal 13), hasil rapat terbuka lembaga-lembaga Negara, peraturan perundang-undangan, pidato kenegaraan atau pidato pejabat Pemerintah, putusan pengadilan atau penetapan hakim atau keputusan badan arbitrase atau keputusan badan-badan sejenis lainnya.

Sumber : http://www.harborcollege.org/teknik-membaca-cepat-untuk-siswa-sd-agar-mudah-diingat/

Wadanseskoau terima kunjungan GKSCSC Singapura Armed Forces

Wadanseskoau terima kunjungan GKSCSC Singapura Armed Forces

Wadanseskoau terima kunjungan GKSCSC Singapura Armed Forces

Wadanseskoau terima kunjungan GKSCSC Singapura Armed Forces
Wadanseskoau terima kunjungan GKSCSC Singapura Armed Forces

LEMBANG-Bertempat di Gedung Leo Wattimena Seskoau

, Lembang, Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) Marsma TNI Warsono didampingi para pejabat Seskoau menerima kunjungan delegasi Goh Keng Swee Command and Staff College Singapura Armed Forces ( GKSCSC SAF) yang dipimpin Kolonel Tan Teck Guan beserta 18 staf dan 67 perwira siswa, Selasa (29/4) pekan lalu.

Kunjungan ini merupakan upaya dari GKSCSC Singapura Armed Forces untuk mempererat kerjasama militer kedua negara melalui program kunjungan di beberapa satuan lembaga pendidikan.

Dalam sambutannya Komandan Seskoau Marsekal Muda

TNI Sudipo Handoyo, S.E. yang dibacakan Wadanseskoau Marsma TNI Warsono, menyampaikan ucapan selamat datang, dengan harapan delegasi Goh Keng Swee Command and Staff College Singapura Armed Forces ( GKSCSC SAF) dapat mempererat kerjasama kedua angkatan melalui kegiatan kunjungan ke Seskoau. Di samping itu, Danseskoau juga menjelaskan tugas dan kegiatan Seskoau sebagai lembaga pendidikan pengembangan umum di TNI AU mendidik para perwira TNI Angkatan Udara untuk dipersiapkan sebagai calon pimpinan TNI Angkatan Udara. Pada kesempatan yang sama Kolonel Tan Teck Guan, menyampaikan juga maksud dan tujuan kunjungan ke Seskoau agar perwira GKSCSC Singapura Armed Forces mengetahui tentang keberadaan lembaga Seskoau yang juga mengikut sertakan perwiranya untuk mengikuti pendidikan di Seskoau.

Wakil Komandan Seskoau juga memperkenalkan para pejabat Seskoau

kepada delegasi GKSCSC SAF dan pada kesempatan tersebut ditayangkan profil Seskoau dilanjutkan penyerahan cinderamata, refreshment dan Foto bersama di depan Gedung Leo Watimena. Usai melaksanakan kunjungan tersebut, delegasi GKSCSC Singapura Armed Forces yang didampingi pula perwira pendamping dari Mabes TNI selanjutnya melakukan perjalanan ke Obyek Wisata Tangkuban Perahu.

 

Baca Juga :

 

 

Tekan Penyebaran Virus, Jamaah Umroh Divaksin

Tekan Penyebaran Virus, Jamaah Umroh Divaksin

Tekan Penyebaran Virus, Jamaah Umroh Divaksin

Tekan Penyebaran Virus, Jamaah Umroh Divaksin
Tekan Penyebaran Virus, Jamaah Umroh Divaksin

BANDUNG- Berbagai upaya terus dilakukan oleh sejumlah instansi

, baik pemerintah daerah, pihak swasta maupun perusahaan yang bergerak di bidang biro perjalanan, dalam menyikapi merebaknya virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) yang saat ini sudah menelan ratusan korban jiwa di seluruh dunia, termasuk di Timur Tengah.
Seperti yang dilakukan oleh biro perjalanan Panghegar Tour and Travel. Untuk mengentisipasi kemungkinan calon Jemaah Umroh yang akan berangkat ke Arab Saudi , terkena virus Mers, biro perjalanan tersebut membekali mereka dengan pemberian vaksin.

Presiden Komisaris Panghegar Taour and Travel,

Hilwan Saleh mengatakan, upaya pemberian vaksin merupakan hal yang wajib dilakukan oleh pihaknya sebagai langkah antisipasi penularan virus tersebut.

“Dengan kita tahu kondisi lebih awal jadi persiapan kita lebih baik lagi. Biasanya Jemaah Haji dan Umroh selalu dibekali dengan anti virus dalam bentuk vaksin dan ini merupakan hal yang wajib bagi kita,” ujarnya.

Dengan pemberian vaksin tersebih dahulu menurut Hilwan

, bisa menangtisipasi sehingga pada waktu Jemaah berada di tanah suci mereka bisa terhindar dari penyebaran dari virus tersebut.

“Dengan kondisi fisik Jemaah yang bagus dan dibekali vaksin, Insya Allah Jemaah bisa menangkal virus itu,” ucap Hilwan, kepada , di ruang kerjanya, di Hotel Panghegar, Jalan Merdeka, Kamis (08/05).

Sebelumnya diberitakan, Dinas Kesehatan Kota Bandung meminta kepada masyarakat Bandung yang akan Umroh serta biro perjalanan yang ada di Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap virus yang ditularkan melalui hewan unta itu.

 

Sumber :

https://www.mindstick.com/Articles/95820/understanding-of-speaking-skills-and-forms-platforms-objectives-and-examples

Pemerintah Pusat Nilai Program USAID PRIORITAS Jabar Berhasil

Pemerintah Pusat Nilai Program USAID PRIORITAS Jabar Berhasil

Pemerintah Pusat Nilai Program USAID PRIORITAS Jabar Berhasil

Pemerintah Pusat Nilai Program USAID PRIORITAS Jabar Berhasil
Pemerintah Pusat Nilai Program USAID PRIORITAS Jabar Berhasil

BANDUNG- Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Wahyuddin Zarkasyi

menyatakan dirinya memberikan apresiasi terhadap siswa SDN 2 Rajamandalakulon, Cipatat, yang penuh percaya diri memperagakan proses pembelajaran kelas dunia.
Menurut Wahyudin, para siswa mampu memperagakan proses pembuatan pembangkit listrik sederhana dari bahan-bahan daur ulang, setelah sebelumnya mereka melakukan pengamatan ke PLTA

“Kepercayaan diri siswa ini merupakan bukti sahih bahwa program USAID PRIORITAS (Prioritizing Reform, Innovation and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teachers, Administrators, and Students) berdampak positif,” ujar Wahyuddin.

Wahyudin mengatakan, saat ini Disdik Jabar tengah memperkuat pendidikan dasar,

baik mutu maupun aksesnya dengan mendukung implementasi Kurikulum 2013 dalam rangka memperkuat pendidikan dasar itu.

“Kehadiran program USAID PRIORITAS sangat tepat waktu dan tepat sasaran, membantu kami memperkuat pendidikan dasar, khususnya dalam hal pembelajaran, tatakelola, dan manajemen pendidikan dasar.” Kata Wahyudin, pada kegiatan Provincial Showcase, lokakarya keberhasilan program USAID PRIORITAS beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Koordinator USAID PRIORITAS Jawa Barat, Erna Irnawati

mengatakan, bahwa setelah berjalan satu tahun lebih, Kab/Kota mitra USAID PRIORITAS telah memperlihatkan dampak positif dari program, melalui kegiatan showcase

“Semua kab/kota di Jabar yang menjadi mitra USAID PRIORITAS menunjukkan dampak program melalui simulasi pembelajaran, talkshow, dan pameran praktik yang baik. Kita berharap kegiatan ini dapat menginspirasi para pemangku kepentingan pendidikan dasar di Jabar,”

Stuart Weston, Direktur USAID PRIORITAS, menghargai kerja keras segenap mitra USAID PRIORITAS di Jabar dalam mendukung keberhasilan program.

“Pameran, simulasi pembelajaran, dan talkshow ini menunjukkan dengan jelas dampak program di tingkat sekolah dan daerah mitra USAID PRIORITAS,” katanya.

 

Sumber :

http://www.becomegorgeous.com/blogs/hamzziiii/feminism-understanding–history–characteristics–types–strengths–weaknesses-P82048

BPJS Naker Kian Gencar Sosialisasi Program

BPJS Naker Kian Gencar Sosialisasi Program

BPJS Naker Kian Gencar Sosialisasi Program

BPJS Naker Kian Gencar Sosialisasi Program
BPJS Naker Kian Gencar Sosialisasi Program

BANDUNG-Dengan program baru yakni jaminan pensiun, BPJS

Ketenagakerjaan harus terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi menjadi salah satu jurus ampuh untuk memperkenalkan produk atau program sebuah lembaga.

“kami secara masif mensosialisasikan program-program kepada masyarakat,” tandas Kepala BPJS Naker Kantor Cabang Majalaya, Ahmad Gunawan, di tempat kerjanya, Jalan Soekarnohatta Bandung, belum lama ini.

Achmad Gunawan. meneruskan, berdasarkan Undang Undang Ketenagakerjaan

, seluruh pekerja, baik yang bersifat formal maupun non-formal atau bukan penerima upah, wajib menjadi peserta lembaga yang sebelumnya bernama PT Jamsostek (Persero) tersebut. Dasar itu, cetusnya, yang membuat jajarannya membidik para pekerja sektor non-formal, seperti
para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan lainnya.

Mengenai jumlah peserta yang merupakan pekerja non-formal,

Ahmad Gunawan mengungapkan, sejauh ini, terus menunjukkan perkembangan. Jumlahnya, sambung dia, mencapai ratusan. “Karenanya, kami melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kepesertaan pekerja sektor non-formal,” tegas dia.

Salah satu bentuk sosialisasi yang dilakukan BPJS Kantor Cabang Majalaya secara masih berlangsung di banyak titik wilayah kerjanya, seperti kawasan Cinunuk, Kabupaten Bandung. jo

 

Baca Juga :

 

 

BNN Provinsi Jabar Ungkap Program Kerja

BNN Provinsi Jabar Ungkap Program Kerja

BNN Provinsi Jabar Ungkap Program Kerja

BNN Provinsi Jabar Ungkap Program Kerja
BNN Provinsi Jabar Ungkap Program Kerja

 

BANDUNG. Kepala BNN Provinsi Jabar, Brigjen Pol Drs. Anang Pratanto

, dalam raker bersama Komisi V DPRD Jabar, Selasa (31/3) mengungkapkan program kerja.

Program kerja yang menjadi prioritas adalah Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Dengan program tersebut, diharapkan seluruh komponen masyarakat di Jabar tidak terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang tercermin dari angka prevalensi di tahun 2014 dibawah 2,5 persen.

Adapun rencana strategis P4GN BNNP Jabar pertama, ekstensifikas

i dan intensifikasi pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Kedua, ekstensfikasi dan intensifikasi pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Ketiga, memfasilitasi penyediaan sarana dan rehabilitasi bagi penyalahgunaan dan pecandu narkoba.

Keempat, memberantas sindikat jaringan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba baik dari luar maupun dalam negeri.

Anang, lebih lanjut memaparkan untuk program rehabilitasi pecandu,

BNNP Jabar menargetkan 100.000 pecandu narkoba dapat dilakukan rehabilitasi.

Dari 100.000 pecandu narkoba yang direhabilitasi , 4.484 orang dapat direhabilitasi melalui instansi pemerintah.

Dengan tersebarnya di Jabar Lembaga rehabilitasi komponen masyarakat dengan jumlah lembaga sebanyak 37 lembaga, diharapkan dapat merehabilitasi pecandu narkoba sebanyak 5.054 orang.

 

Sumber :

https://steemit.com/blog/@alistudio/jaring-jaring-kubus