CTL Sebagai Alternatif Dalam Pendidikan Karakter

  1.  CTL Sebagai Alternatif Dalam Pendidikan Karakter

     Cotextual Teaching Learning adalah proses pendidikan yang mana mengaitkan pebelajaran dengan pengalaman nyata peserta didik. Peserta didik diharapkan belajar langsung dengan mencari dan menggabungkan informasi secara aktif dari masyarakat lalu menggabungkannya untuk alasan tertentu. Selanjutnya peserta didik dirangsang untuk mengajukan pertanyaan seputar karakter. Pertanyaan ini akan membantu peserta didik untuk menemukan kaitan antara pelajaran di kelas dengan situasi yang mereka alami baik di sekolah, rumah maupun masyarakat. Dalam upaya menguatkan kesadaran berkarakter positif maka peserta didik perlu dibawa ke dalam pengalaman hidup bersama orang lain dalam situasi yang sangat berbeda dari kehidupan sehari-harinya.

Di sekolah pendidikan karakter adalah integrated dalam berbagai disiplin ilmu. Lalu bagaimana pendidikan karakter dapat diberikan dan disampaikan secara efektif kepada peserta didik? Berikut adalah strategi efektif dalam melakukan pembelajaran pembentukan karakter yaitu :

a)      Involve the parents (libatkan orang tua)

          Libatkan orang tua dalam kegiatan sekolah. Selain itu selalu melakukan komunikasi yang intensif dan terbuka demi membangun tegaknya moral anak.

b)     Role playing (bermain peran)

          Peserta didik terutama anak usia dini sangat suka sekali bermain peran. Guru hendaknya memberikan kesepatan pada peserta didik untuk memerankan peran-peran tertentu

c)      Introduce reading good books (mengenalkan macam-   macam buku bagus)

Lupakan lembar kegiatan siswa untuk sementara waktu. Sudah waktunya para peserta didik mengeksplorasi keajaiban membaca. Buku adalah pusat kekuatan nilai. Banyak sekali nilai yang tertanam melalui membaca dongeng.

d)     Play games (bermain game)

          Melalui permainan game  kita dapat menanamkan pentingnya rasa tanggung jawab, dan kerja sam dengan tim.

e)      Praise and recognition (pujian dan pengakuan)

          Memperkuat setiap perbuatan baik dengan memberikan pujian dan pengakuan sebagai bentuk motivasi.

          Apapun strategi yang dilakukan guru, yang terpenting yaitu selalu menunjukkna contoh yang baik .  Kita harus ingat bahwa peserta didik belajar sesuatu melalui imitasi. Jika mereka bisa meniru cara orang tua/ guru berbicara, berapa banyak lagi nilai yang bisa orang dan guru pancarkan? Disamping itun juga di sekolah adanya dukungan-dukungan penciptaan lingkungan dengan memampang slogan-slogan yang berisi ajakan dan anjuran untuk selalu berkarakter mulia.

 

https://tokopediaaplikasi.id/android-hourly-chime-pro/