Gejala kucing cacingan

Gejala kucing cacingan

Gejala kucing cacingan

Gejala kucing yang mempunyai kecenderungan cacingan, sebagian besar memberi tanda perilaku yang tak biasanya. Kebiasaan baru yang mereka lakukan sangat bervariasi dan berpengaruh menurunkan kualitas kesehatan hidupnya.
Gejala kucing cacingan mudah terlihat oleh majikan dan anggota keluarga. Kucing akan mengalami hal berikut:
  1. mudah muntah
  2. pup yang keluar agak lunak hingga cairan
  3. pup kucing terlihat seperti butiran beras halus
  4. sering diare
  5. terus menjilati organ pembuangan kotoran
  6. selera makan menurun
  7. organ perut bisa terlihat membesar, kecuali sedang hamil
  8. sering menggaruk dan menjilati organ pembuangan kotoran
  9. terlihat lemah
  10. kilau bulu mantel menjadi kusam
  11. warna gusi kemerahan muda mirip gusi manusia
  12. pup yang keluar terlihat kehitaman
  13. pup yang keluar disertai warna merah tercampur darah.
Reaksi kucing cacingan jika tergolong berat, biasanya ciri yang terlihat adalah pup berwarna merah, gusi berwarna putih sampai tidak nafsu makan lebih dari 24 jam.
Bawa hewan peliharaan tersebut ke dokter hewan terdekat untuk dilakukan pengobatan.
Selain gejala kucing cacingan yang disebutkan diatas, ciri-ciri lain mungkin bisa terjadi pada hewan peliharaan Anda.

Mengenali gejala cacingan berlangsung

Gejala kucing cacingan bisa berbeda antara satu dengan yang lain. Selain akibat penyebab utama yang bisa berbeda pada organ tubuh mereka yang terserang. Tiap gejala mereka punya perbedaan spesifik.

 

Mantel bulu menjadi kusam

 

Infeksi dari cacing pada kucing bisa membuat mantel bulu mereka menjadi kusam hingga mengalami kerontokan. Hal ini disebabkan zat penting yang dibutuhkan tubuh terhambat dan tidak tersuplai dengan normal.

 

Mantel bulu kucing sehat dan berkilau membutuhkan nutrisi yang tepat dan seimbang. Saat bulu kucing kusam dan menunjukkan perilaku dehidrasi, kemungkinan nutrisi yang didapat terganggu cacing.

 

Pup kucing yang tak biasa

 

Pup atau kotoran yang dibuang kucing punya ciri khas jika mereka sehat. Gejala mereka cacingan dapat dikenali dari kotorannya, misalnya encer, diare atau ada butiran halus seperti beras.

 

Warna pup kucing terinfeksi cacingan, sebagian besar menunjukkan perubahan cepat, mulai pada kehitaman hingga merah.

 

Pup kucing yang terlihat kehitaman, menandakan sistem pencernaan terganggu sehingga dinding usus terdapat sedikit darah yang disebabkan cacing tambang.

 

Kucing sering muntah

 

Perilaku lain yang bisa membuat kucing berperilaku tidak biasa adalah mudah muntah. Meski kucing tiba-tiba muntah tidak selalu identik dengan infeksi cacing, karenanya perlu menelusuri riwayat aktivitas mereka dan pola makannya.

 

Jika Anda menduga mereka terinfeksi cacing sehingga menjadi muntah. Organ tubuh yang terserang kemungkinan area lambung hingga perut.

 

Bawa segera kucing Anda ke dokter hewan terdekat jika reaksi muntah lebih dari 24 jam.

 

Kucing tidak mau makan

Gangguan lainnya akibat hewan cacingan tidak selalu berat. Respon awal jika selera makan menurun, dimungkinkan pengaruh infeksi cacing yang membuat organ tubuh seperti perut sakit, peradangan usus sehingga nafsu makan berkurang.