Hati-Hati, Mobil Bekas Banjir Beredar di Pasaran

Mobil korban banjir seringkali mengalami kerusakan lumayan parah sebab seluruh komponen urgen terendam air. Hal ini menciptakan pemilik memiliki kemauan menjual kendaraannya dan menggantinya dengan yang baru.

Penurunan harga yang lumayan signifikan menciptakan pemilik kendaraan korban banjir tak akan memasarkan mobilnya dalam masa-masa dekat. Hal tersebut diungkapkan empunya Jordy Mobil, Andi .

“Beberapa empunya mobil seringkali akan memakai kembali dulu mobilnya selama sejumlah bulan baru nanti dipasarkan untuk menemukan yang baru,” kata Andi di Mega Glodok Kemayoran, Jakarta.

Hal ini dilaksanakan untuk memanipulasi pembeli bila mobil yang dipasarkan bukanlah bekas banjir, sampai-sampai pemilik dapat mendapatkan harga yang lebih tinggi.

“Untuk menemukan harga yang lebih tinggi empunya akan menantikan dulu sampai sejumlah bulan. Karena memang mereka tahu bila langsung dipasarkan (mobil terendam banjir) ketika ini harganya bakal turun,” ujar Andi.

Cek dengan Teliti
Meski demikian, Andi menegaskan pembeli dapat tetap memahami mobil yang dipasarkan bekas banjir bilamana memeriksanya dengan lebih teliti. Mulai dari kaki-kaki sampai kabin mobil.

“Cek bawah jok mobilnya berkarat atau tidak. Kalau berkarat pasti tersebut mobil bekas banjir. Sekarang pun sudah terdapat jasa pengecekan bila memang pembeli mau, jadi lebih mudah,” tuturnya.

Sumber: