Karakter Anak Perlu Dibangun Sejak Dini

Karakter Anak Perlu Dibangun Sejak Dini

Karakter Anak Perlu Dibangun Sejak Dini

Karakter Anak Perlu Dibangun Sejak Dini
Karakter Anak Perlu Dibangun Sejak Dini

Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kemdikbud ini mengulas

tentang ancaman yang mengitari anak seperti kekerasan, narkoba, pornografi, tindakan amoral dan radikalisme. Hal ini disampaikan Enah Suminah ketika menjadi pembicara dalam Seminar Nasional bertajuk Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Karakter yang digelar Ikatan Alumni Magister Manajemen Pendidikan Islam bekerjasama dengan Pascasarjana PTIQ di Aula Kampus PTIQ, belum lama ini.

“90 persen otak berkembang sebelum 5 tahun untuk membangun jaringan sel. Karena itu dalam periode ini, orang tua dan anggota lingkungan lain perlu melakukan internalisasi nilai kepada anak yaitu dengan cara habituasi dan pemodelan,” ujar Enah.

Dia menekankan tentang pentingnya membangun karakter pada anak. “

Kehilangan uang tidak kehilangan apa-apa, kehilangan kesehatan hanya kehilangan separuh hidup, tapi kehilangan karakter sama dengan kehilangan semuanya,” tegasnya.

Sementara itu, Susanto, dalam presentasinya sebagai narasumber kedua membahas tentang kekerasan pada anak. Sebagai ketua KPAI, Susanto menyampaikan tentang pentingnya menjauhi kekerasan pada anak, baik itu kekerasan verbal, psikis, fisik, maupun simbolik.

Mengutip, UU no 35 tahun 2014 pasal 1 tentang perlindungan anak, beliau mendefinisikan kekerasan sebagai setiap perbuatan yang menimbulkan kesengsaraan/penderitaan secara fisik, psikis, seksual, dan/atau penelantaran.

Sebelumnya Darwis Hude, selaku Direktur Pascasarjana Institut PTIQ Jakarta

dalam pembukaan menjelaskan tentang makna fitrah yang disebut dalam hadis bahwa setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah.

“Fitrah ialah bermakna potensi. Dan potensi ini ada tiga macam, yaiut biogenetis, sosiogenetis, dan tiogenetis,” papar beliau.

Seminar ini dihadiri 200 peserta yang berasal dari guru TK, RA dan PAUD se Jabodetabek. Selain mereka, seminar ini juga dihadiri oleh guru TPQ, guru MI dan MTs serta mahasiswa dan dosen PTIQ jakarta juga tidak mau ketinggalan ikut memeriahkan.

 

Baca Juga :