Karakteristik Ekonomi Syariah

 Karakteristik Ekonomi Syariah

  1. Harta adalah milik Allah Swt. Manusia merupakan khalifah atas harta tersebut
  2. Ekonomi terkait dengan akidah, syariat, dan moral.
  3. Keseimbangan antara kerohanian dan kebendaan.
  4. Keseimbangan antara kepentingan individu dan kepentingan umum.
  5. Kebebasan individu dijamin dalam Islam.
  6. Negara diberi kewenangan untuk ikut campur dalam perekonomian
  7. Adanya bimbingan konsumsi
  8. Adanya Petunjuk investasi
  9. Adanya zakat
  10. Pelanggaran terhadap riba
  11. Kekuatan penggerak utama Ekonomi Syariah adalah kerja sama.

  1. Manfaat Ekonomi Syariah

  2. Mewujudkan integritas seorang muslim yang kaffah, sehingga islam-nya tidak lagi setengah-setengah. Apabila ditemukan ada umat muslim yang masih bergelut dan mengamalkan ekonomi konvensional, menunjukkan bahwa keislamannya belum kaffah.
  3. Menerapkan dan mengamalkan ekonomi syariah melalui lembaga keuangan islam, baik berupa bank, asuransi, pegadaian, maupun BMT (Baitul Maal wat Tamwil) akan mendapatkan keuntungan dunia dan akhirat. Keuntungan di dunia diperoleh melalui bagi hasil yang diperoleh, sedangkan keuntungan di akhirat adalah terbebas dari unsur riba yang diharamkan oleh Allah.
  4. Praktik ekonomi berdasarkan syariat islam mengandung nilai ibadah, karena telah mengamalkan syariat Allah.
  5. Mengamalkan ekonomi syariah melalui lembaga keuangan syariah, berarti mendukung kemajuan lembaga ekonomi umat Islam.
  6. Mengamalkan ekonomi syariah dengan membuka tabungan, deposito atau menjadi nasabah asuransi syariah berarti mendukung upaya pemberdayaan ekonomi umat. Sebab dana yang terkumpul akan dihimpun dan disalurkan melalui sektor perdagangan riil.
  7. Mengamalkan ekonomi syariah berarti ikut mendukung gerakan amar ma’ruf nahi munkar. Sebab dana yang terkumpul pada lembaga keuangan syariah hanya boleh disalurkan kepada usaha-usaha dan proyek yang halal.

 

Sumber :

https://cipaganti.co.id/bukalapak-pakai-kecerdasan-buatan-untuk-cegah-penipuan/