Keanekaragaman Dalam Masyarakat Australia

Keanekaragaman Dalam Masyarakat Australia

Keanekaragaman Dalam Masyarakat Australia

Keanekaragaman Dalam Masyarakat Australia

Aspek yang paling bermakna ialah walaupun imigran

sudah tidak tinggal lagi di Inggris tapi ia sangat memengang  nilai – nilai dan sikap Inggris di negeri yang begitu besar. Australia dan New Zealand  memperlihatkan corak yang berbeda dengan negeri lain yang diduduki Inggris. Australia dan New Zealand tidak pernah bersaing hal ini disebebkan karena mereka berasal dari keturunan orang – orang Inggris dan orang Irlandia. Setelah convict Inggris berakhir, pemerintahan Inggris membantu imigrasi ke Australia dengan  maksud untuk membagun koloni – koloninya dibenua itu, sambil mengurangi kepadatan penduduk  dan masalah sosial yang dihadapi Inggris pada masa itu. hal ini yang menyebabkan pikiran – pikiran, adat istiadat, kebiasaan – kebiasaan dan pandangan hidup bangsa Australia  banyak yang bersal dari Inggris.

 

Imigran yang datang bukan hanya dari Inggris

saja tetapi juga dari Irlandia, mereka sudah tinggal sebelumnya  dimana sejak abad ke-17 orang Irlandia sudah beragama Khatolik Roma. Pemerintah Inggris tidak menganggap sah agama yang dimiliki oleh orang Irlandia sehingga bagi orang Irlandia tidak boleh menduduki perlemen  atau posisi yang tinggi dalam bidang meliter. Hanya orang – orang yang beragama Protestan saja yang dibolehkan duduk diperlemen. Orang Irlandia adalah orang yang hidup dari bertani dimana tanahnya disewa dari tuang – tuan tanah. Hal ini meyebabkan pemerintah Inggris membuat undang – undang perdagangan bebas  sehingga terjadilah prsaingan orang Irlandia dengan pedagang luar. Pedagang Irlandia hancur disebabkan  karena orang Irlandia kehilangan tanah dan pekerjaan ditambah lagi dengan adanya serang potato Blight sehingga banyak orang meninggal akibat kelaparan ( semacam jamur yang menyerang kentang ) namun tidak ada kota industri yang dapat menampung mereka. Hal ini yang menyebabkan orang Irlandia datang ke Australia. Kedatang ini merupakan hal yang penting dalam pandangan hidup di Australia dimana New South Wales dan Victoria dibangun sekolah – sekolah sedangkan gereja merupakan menjadi pimpinan gerakan perjuangan bantuan pemerintah terhadap sekolah – sekolah swasta.

 

Selain imigrasi dari Inggris dan Irlandia

juga ada imigrasi yang datang   dari daratan Eropa lainya yaitu Jerman, Italia, Yunani, Yogoslavia, Turki, labanon, afganisatan, jepang, India dan Cina  yang menghuni beberapa daerah  koloni  untuk mencari kemakmuran. Ketika Commonwealth terbentuk masyarkat minoritas non Inggris yang terbesar jumlah di Australia adalah orang –orang berdarah Jerman  sehingga banyaknya muncul bangunan – banguna arsitektur Jerman. Namun dari banyak sekian migrasi yang datang diluar Inggris, koloni – koloni sangat tidak menyukai Cina hal ini disebabkan karena  faktor ekonomi apalagi sejak ditemukannya emas di New South Wales  migasi Cina membanjir sehingga menyebabkan katekutan bagi koloni apalagi bahasa orang Cina tidak mereka mengerti sama sekali. Sehinnga apabila kandungan emas mulai berkurang koloni melampiaskan kekecewaanya dengan mengubar curiga terhadap orang asing terutama Cina dan hal ini yang sering menyebabkan kericuhan dan pertentangan. Sehingga menyebakan koloni – koloni ingin membuat undang – undang imigrasi. Kebijaksanaan ini untuk mempertahankan White Australia  bertujuan mencegahnya masuknya  orang kulit bewarna terutama Yellow Perill sehingga terkenal dengan undang – undang “ Immigration Restriction Act “ hal ini meyebabkan terjadinya kepulangan orang yang berasal dari pulau – pulau pasifik ( Kanakas ) dikembalikan kenegeri asal namun bagi orang Cina yang telah mempunyai rumah dibiarkan saja oleh koloni begitu juga dengan  imigrasi kebangsaan Afganistan dan Jepang, namun stelah berakhir perang Vietnam  imigran Indo-Cina diterima kembali di Australia dengan maksud untuk menambah ragam budaya di Australia.

Sumber : https://topsitenet.com/article/213046-definition-of-text-review-and-examples/