Mahasiswa Indonesia Lolos ke Babak Final Kompetisi Global Airbus “Fly Your Ideas 2019”

Mahasiswa Indonesia Lolos ke Babak Final Kompetisi Global Airbus Fly Your Ideas 2019

Mahasiswa Indonesia Lolos ke Babak Final Kompetisi Global Airbus “Fly Your Ideas 2019”

Mahasiswa Indonesia Lolos ke Babak Final Kompetisi Global Airbus Fly Your Ideas 2019
Mahasiswa Indonesia Lolos ke Babak Final Kompetisi Global Airbus Fly Your Ideas 2019

Sebuah penerapan inovatif sistem penginderaan jarak jauh untuk membantu pemerintah

menjaga laut dengan lebih baik berhasil membawa tiga mahasiswa Indonesia dari University of Cambridge ke babak final kompetisi mahasiswa Airbus, “Fly Your Ideas.” Bersama finalis lainnya, tim mereka akan berlomba untuk memenangkan total hadiah €45,000.

Gagasan mereka sebagai Tim AirFish (Airbus Integrated Fisheries Information Services) mengusulkan sebuah sistem pemantauan laut menggunakan teknologi pengambilan gambar dan video melalui satelit. Dikenal sebagai remote sensing atau penginderaan jarak jauh, penerapan teknologi ini dapat membantu pemerintah melawan upaya penangkapan ikan ilegal, mengurangi pengangkapan spesies langka secara tidak sengaja, dan secara umum mengurangi kerusakan pada habitat laut.

 “Dengan terus berkembangnya satelit mikro, kami ingin menghadirkan data real-time beresolusi

tinggi kepada pengguna, misalnya pemerintah yang ingin menghentikan penangkapan ikan ilegal sehingga mereka dapat segera mengambil tindakan,” ujar ketua Tim Airfish Falah Fakhriyah.

Bersama tiga mahasiswa lainnya, Martin Siagian dan Nathan Harjanto dari Jakarta, Indonesia, dan Keiko Miyazaki dari Tokyo, Jepang, Tim Airfish melakukan riset mendalam tentang apa yang remote sensing dapat berikan sebagai solusi untuk kebutuhan yang kini ada di industri perikanan.

 “Kami menilik beberapa industri berbeda seperti pertambangan dan agrikultur,

tetapi sudah terlalu banyak solusi berbasis teknologi pencitraan satelit di industri-industri tersebut. Kami lalu mempelajari industri perikanan, dan kami terkejut akan lambatnya perkembangan teknologi ini di industri tersebut meski remote sensing sudah digunakan selama dua dekade,” ujar Siagaian.

Universitas tempat mereka menempuh gelar MBA mendorong mereka untuk menambah pengalaman dengan cara mengikuti sebuah kompetisi. Setelah mempelajari daftar kompetisi dari seluruh dunia yang bisa mereka ikuti, mereka memutuskan untuk mengirimkan gagasan ke Fly Your Ideas.

 

Sumber :

https://canvas.newschool.edu/eportfolios/31627/Home/Food_chain