Meluasnya lingkungan dapat melalui beberapa cara antara lain

Meluasnya lingkungan dapat melalui beberapa cara antara lain

  1. Perluasan paling nyata adalah dalam arah stimuli fisik anak. Makin tua umur manusia, makin luas pula medan geografis yang dihadapi dan arah stimulasinya semakin melebar pula.
  2. Manusia yang mengalami perkembangan kapasitas intelektual dan disamping itu pemikirannya meningkat, maka dalam hidupnya terjadi banyak perubahan lingkungan. Dan perkataan lain lingkungan banyak mengalami perubahan di dalam diri manusia, misalnya di dalam pengamalannya, kesan-kesannya, ingatannya, imajinasinya dan yang terlebih penting adalah dalam pemikirannya.
  3. Akibat dari keadaan nomor 2) di atas, terjadilah perubahan lingkungan di dalam kemampuan individu membuat keputusan. Dengan adanya lingkungan dalam diri manusia ini, maka manusia pun menjadi lebih bebas menggunakan dunia untuk tujuan-tujuan manusia. Perubahan lingkungan ini terjadi akibat belajar serta bertambahnya kematangan manusia. Dengan adanya kemampuan mengontrol lingkungan yang lebih luas maka makin banyaklah kesempatan manusia untuk belajar. Dengan demikian makin banyaknya manusia belajar, maka kematangan tidak semakin berkurang melainkan dapat lestari atau bahkan meningkat[3].

  1. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesiapan Belajar

Kemampuan belajar peserta didik sangat menentu keberhasilannya dalam proses belajar. Tanpa ada kesiapan atau kesediaan ini proses belajar tidak akan terjadi. Kesiapan atau kemampuan itu dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya:

  1. Motivasi

Motivasi kelakuan manusia merupakan yang sangat luas. Banyak macam motivasi dan para ahli meneliti tentang bagaimana asal dan perkembangannya dan menjadi suatu “daya” dalam mengarah kelakukan seseorang. Menurut Suryabrata dan kawan-kawan dalam Djaali[4] motivasi adalah kondisi fsiologis dan psikologis yang terdapat di dalam diri seseorang yang mendorongnya untuk melakukan aktivitas tertentu guna mencapai suatu tujuan (kebutuhan).

Konteks motivasi di sini adalah motivasi prestasi belajar. Motivasi prestasi belajar adalah kondisi fisiologis dan psikologis (kebutuhan untuk berprestasi) yang terdapat di dalam diri siswa yang mendorongnya untuk melakukan aktivitas tertentu setinggi mungkin.

McClelland dalam The Encyclopedia Dictionary of Psychology  yang disusun oleh Hare dan Lamb dalam Djaali[5] mengungkapkan bahwa motivasi berprestasi adalah motivasi yang berhubungan dengan pencapaian beberapa standar kepandaian atau standar keahlian. Sementara itu Heckhausen [6]mengemukakan bahwa motivasi berprestasi adalah suatu dorongan yang terdapat dalam diri siswa yang selalu berusaha atau berjuang  untuk meningkatkan atau memilihara kemampuannya setinggi mungkin dalam semua aktivitas dengan menggunakan standar keunggulan.

https://haciati.co/kidu-a-relentless-quest-apk/