Muslim Aid Sediakan Air Bersih di Posko Pengungsi Garut

Muslim Aid Sediakan Air Bersih di Posko Pengungsi Garut

Muslim Aid Sediakan Air Bersih di Posko Pengungsi Garut

Muslim Aid Sediakan Air Bersih di Posko Pengungsi Garut
Muslim Aid Sediakan Air Bersih di Posko Pengungsi Garut

GARUT-Penanggung jawab sarana posko pengungsian banjir

bandang Garut di Makorem 062/ Tarumanegara mengungkapkan minimnya sarana air bersih di tempat pemandian darurat di posko pengungsian.

“Banyaknya permintaan pengungsi untuk mandi dan mencuci, akhirnya membuat kami berinisiatif membuat pemandian darurat. Namun, tidak adanya pipa dan mesin air membuat kami kesulitan untuk menyalurkan air ke pemandian darurat yang kami buat” ujar Dankima Lettu Infanteri Sutamat, Rabu (28/9/2016).

Sutamat mengatakan pemandian darurat ini dibuat agar pengungsi tetap terjaga kebersihannya. ”Berapa hari ini para pengungsi mandi di masjid Makorem dan toilet bagi para petugas” tuturnya.

Mengetahui hal tersebut, Muslim Aid Indonesia berkoordinasi dengan Makorem

memberikan bantuan instalasi pipa air, mesin pompa air, listrik untuk penerangan di pemandian darurat dan alat-alat mandi bagi para pengungsi.

“Karena sarana air bersih merupakan fokus utama dalam respon tanggap bencana di Garut. Muslim Aid segera mengadvokasi kebutuhan di posko pengungsi Makorem 062/ Tarumanegara” kata Country Director Muslim Aid Indonesia, Mahfuzur Rahman.

Menurut Mahfuz, Muslim Aid Indonesia akan terus memantau dan memberi bantuan hingga status tanggap bencana dicabut oleh pemerintah. Selain itu, program rehabilitasi bagi para pengungsi juga akan dilaksanakan seiring dengan pengumpulan data yang dilakukan oleh tim Muslim Aid Indonesia di lapangan.

“Rencananya dalam rehabilitasi nanti Muslim Aid Indonesia

akan bermitra dengan organisasi tingkat lokal dan nasional” pungkasnya.

Sebelumnya, Muslim Aid Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan mendistribusikan sembako, pakaian dalam pria, wanita dan balita. Pendistribusian ini dilakukan di tiga posko pengungsi di Garut yakni di posko pengungsi desa Mangkuraya, desa Sukakarya dan Makorem 062/TN.

 

Baca Juga :