NASA Perkenalkan Pesawat Elektrik X-57 Maxwell Pertamanya

NASA Perkenalkan Pesawat Elektrik X-57 Maxwell Pertamanya

 

NASA Perkenalkan Pesawat Elektrik X-57 Maxwell Pertamanya
NASA Perkenalkan Pesawat Elektrik X-57 Maxwell Pertamanya

NASA memperkenalkan versi awal pesawat elektrik mereka, X-57 Maxwell di laboratorium aeronatik di gurun

California. X-57 diadaptasi dari pesawat baling-baling bermesin ganda bikinan Italia Tecnam P2006T.

Channel News Asia mewartakan pada Sabtu (9/11/2019), X-57 Maxwell telah dikembangkan sejak 2015 dan satu tahun lagi akan diuji coba pertama kalinya di atas pangkalan udara Edward, milik NASA.

Setelah memasang dua bagian terbesar dari 14 mesin, didukung dengan baterai lithium ion yang dirancang khusus, pesawat akhirnya dapat beroperasi. X-57 dianggap telah siap untuk pratinjau publik pertamanya.

Selain pesawat, NASA juga turut memamerkan simultor baru yang memungkinkan insinyur dan pilot merasakan sensasi mengendarai dan mengoperasikan X-57 dalam penerbangan. Ketika pesawat masih dalam perkembangan, simulator tersebut sudah siap digunakan.

Maxwell adalah entitas kebanggaan baru, sebuah proyek eksperimental yang dikembangkan oleh Aeronatics and Space Administration selama beberapa dekade untuk banyak tujuan.

Aeronatics and Space Admnistration juga telah mengembangkan Bell X-1, yang berbentuk peluru dan mampu memecahkan penghalang suara dan pesawat roket X-15, yang dibantu pengembangannya oleh Neil Armstrong sebelum akhirnya ia bergabung ke tim Apollo untuk ke misi ke bulan.

Baca juga: Satelit NASA Rekam Fenomena Langka Black Hole Hancurkan Bintang

X-57 dikirimkan ke NASA oleh Empirical System Aerospace (ESAero) di San Luis Obispo, California pada 2 Oktober 2019 lalu.

“Pengiriman pesawat X-57 Mod II ke NASA adala peristiwa penting, menandai awal fase baru dalam proyek pesawat listrik X yang menarik,” kata Tom Rigney, manajer proyek X-57, sebagaimana dilansir Scitech Daily.

“Dengan pesawat yang kami miliki, tim X-57 akan segera melakukan pengujian darat yang menyeluruh dari sistem propulsi listrik terintegrasi untuk memastikan pesawat layak terbang.”

Rigney menambahkan, dari pengujian pertama tersebut mereka akan meninjau ulang dan mempelajari lagi apa yang perlu dibenahi agar pengembangan pesawat listrik ini dapat maksimal.

X-57 adalah pesawat murni elektrik pertama yang dirancang untuk penggunaan dan inovasi masa depan, memiliki 14

motor listrik penggerak pada baling-balingnya. X-57 diperkirakan dapat meningkatkan efisiensi hingga 500 persen dalam penerbangan berkecepatan tinggi karena nol emisi karbon.

Tujuan dikembangkannya X-57 adalah untuk mengembangkan standar sertifikasi untuk pasar pesawat listrik, termasuk kendaraan listrik untuk wilayah perkotaan, yang juga bergantung pada distribusi sistem elektrik propulsion.

NASA berencana akan membagikan desain dari elektrik propulsion ini dan proses regulator dan industrinya.

Sumber:

https://areaponsel.com/tukangkonten-com/