Pemkot Bandung Bikin Aplikasi Toongsis, Bikin Siswa Tak Bisa Bolos

Pemkot Bandung Bikin Aplikasi Toongsis, Bikin Siswa Tak Bisa Bolos

Pemkot Bandung Bikin Aplikasi Toongsis, Bikin Siswa Tak Bisa Bolos

Pemkot Bandung Bikin Aplikasi Toongsis, Bikin Siswa Tak Bisa Bolos
Pemkot Bandung Bikin Aplikasi Toongsis, Bikin Siswa Tak Bisa Bolos

Pemkot Bandung punya cara sendiri mengontrol para pelajar untuk tidak bolos

. Ya, mereka meluncurkan inovasi dalam bidang pendidikan dengan menghadirkan aplikasi berbasis Android bernama Toong Siswa (Toongsis).

Nama tersebut diambil dari bahasa Sunda yang artinya mengintip siswa. Aplikasi tersebut berlaku untuk seluruh siswa SD dan SMP di Kota Bandung.

“Para orang tua pengguna ponsel berbasis Android dapat mengunduh aplikasi Toongsis di website Disdik Kota Bandung,” kata Kadisdik Kota Bandung Elih Sudiapermana usai peluncuran aplikasi Toongsis, Senin (22/5).

Jadi aplikasi tersebut, kata dia, bisa digunakan oleh orang tua yang memiliki Android

. Dia mengatakan, aplikasi ini hadir berkat aspirasi para orang tua yang khawatir anaknya bolos.

“Sebab, beberapa kasus anak-anak mereka berangkat dari rumah ke sekolah, tetapi malah tidak masuk kelas,” tandasnya.

Elih meminta kepada sekolah-sekolah agar lebih aktif dan kreatif mengisi informasi

di aplikasi tersebut. Sehingga, informasi soal siswa bisa lebih lengkap diketahui oleh orang tua.

“Diharapkan tidak hanya kehadiran dan rapor saja, tapi juga silabus dan lainnya,” tandas Elih.

 

Sumber :

http://www.myfolio.com/danuaji

Saat Sanksi Tegas Menyasar Guru Perokok, Begini Usulannya!

Saat Sanksi Tegas Menyasar Guru Perokok, Begini Usulannya!

Saat Sanksi Tegas Menyasar Guru Perokok, Begini Usulannya!

Saat Sanksi Tegas Menyasar Guru Perokok, Begini Usulannya!
Saat Sanksi Tegas Menyasar Guru Perokok, Begini Usulannya!

Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) menggandeng

guru untuk mengatasi bahaya rokok bagi siswa. Sebab, sekolah yang selama ini jadi kawasan dilarang merokok ternyata cukup banyak ditemukan guru yang merokok secara sembunyi-sembunyi.

Dewan Penasihat Komnas PT Imam B Prasodjo menuturkan guru harusnya memberikan teladan pada para siswa di sekolah. Tidak boleh ada guru yang malah merokok di lingkungan sekolah atau di rumah. Dia pun meminta pengurus besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk bertindak nyata.

”PGRI harus membuka pengaduan yang memungkinkan semua murid yang melihat guru merokok di sekolah bisa melapor,” kata Imam dalam peringatan hari anti tembakau sedunia di Jakarta, Rabu (24/5).

Sanksi sosial yang bisa diberikan, wajah guru yang sedang merokok

itu bisa dipampang di majalah dinding sekolah atau bahkan di website PGRI.

Bukan itu saja, PGRI juga bisa memberikan saran dan masukan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk membuat peraturan tentang larangan merokok bagi guru. Bila guru berulang kali merokok harusnya diberi surat peringatan secara bertahap. Sanksinya bisa sampai berpengaruh pada kenaikan pangkat.

”Setelah berkali-kali melanggar apa sanksinya? Setelah sanksi sosial tidak bisa ya sanksi administratif,” tambah Imam yang pernah menjadi ketua tim seleksi penasihat KPK.

Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi menuturkan usulan dari Imam tersebut

memang bagus untuk memastikan dunia pendidikan bebas dari rokok. Dia menyebutkan bahwa sekolah itu punya otoritas sendiri untuk pengaturan di dalamnya.

”Kami juga sudah berkali-kali sampaikan kalau guru tidak boleh merokok di sekolah. dalam berbagai forum,” kata dia.

Unifah tidak memungkiri masih banyak pula guru yang mencuri waktu untuk merokok. Misalnya di ruang tata usaha atau di tempat tersembunyi lain di sekolah. ”Tapi siswa bisa memberikan sanksi sosial. ‘ih bapak merokok’ dan kepala sekolahnya bisa rugi pada saat penilaian kinerja,” ujar Unifah.

 

Sumber :

https://insightmaker.com/user/116805

Virtual Omni

Virtual Omni

Virtual Omni

Virtual Omni
Virtual Omni

Sejarah Omni virtuix

omni virtuix ditemukan oleh jan goetgeluk, alat ini dikembangkan dalam 2 tahun, sebelum di investasikan oleh perusahaannya,  alat ini di perkenalkan pada tanggal 4 juni 2013.
Bagaimana omni bekerja
Omni menggunakan platform licin berbentuk cekung dan rendah gesekan, digunakan untuk memaksimalkan simulasi gerakan
Alat ini bekerja saat player bergerak di permukaan platrom dan omni mempunyai software yang mengconversi jarak yang ditempuh player menjadi jarak di dalam game

Kelebihan menggunakan Omni virtuix

kelebihan menggunakan alat ini pemain bisa bermain game sambil berolahraga, karena omni virtuix mempunyai software yang mendeteksi jarak yang di tempuh player diconversi menjadi jarak di dalam game. sehingga membuat player berjalan secara nyata di dunia tersebut..
Kekurangan dalam Hal Omni Virtuix
Mahal, susah mendapatkannya di Indonesia, bagi orang yang kurang berolahraga (cape)

Bagaimana Omni bekerja?

PlatformOmni yang rendah gesekan yang memungkinkan gaya berjalan mulus dan mendalam berjalan dan gerak berjalan.sepatu Omni yang rendah gesekan memungkinkan untuk nyaman melakukan gerakan, Sebuah dukungan cincin yang kuat dan dukungan terikat memberikan keamanan maksimum dan fleksibilitas selama player bergerak, gerakan dibatasi cepat.Berjalan, berlari, melompat, dan mengubah dengan cepat dan lancar di 360 derajat tanpa pembatasan.

Mengapa Omni menggunakan permukaan cekung bukan permukaan datar?

Tujuan dari Omni adalah untuk memungkinkan gerakan player berjalan secara alami..Permukaan cekung memungkinkan kaki pengguna untuk meluncur kembali oleh gravitasi setelah setiap langkah, sedangkan permukaan datar akan meminta user untuk secara fisik menggerakkan kaki mereka mundur dengan kekuatan mereka sendiri.Sebuah hasil platform yang cekung di kaki dan berjalan gerak paling alami dan halus.Permukaan cekung dan lembut Omni juga mengurangi dampak pada sendi dari berjalan atau berlari.

Apa keuntungan karena tidak ditambatkan ke cincin dukungan?
Omni harness dukungan tidak terikat pada cincin dukungan, memungkinkan pemain penggunaan gratis dan untethered dan membuka fleksibilitas maksimum untuk gerakan tak terbatas yang cepat.Pemain dapat menikmati rotasi cepat dan melompat, keduanya merupakan elemen kunci dari penuh immersive, tindakan-dikemas gameplay.Berjalan, berlari, melompat, dan mengubah dengan cepat dan lancar di 360 derajat tanpa pembatasan.Omni melibatkan seluruh tubuh seperti tidak ada sistem lain dan membuat Anda kehabisan napas saat Anda bermain dengan cara Anda untuk kemenangan.

Apa manfaat dari cincin dukungan tetap Omni itu?
Kami memilih untuk kuat, tetap mendukung cincin dan penghapusan bagian yang bergerak untuk menjaga biaya Omni turun sebanyak mungkin, membuat Omni sistem penggerak yang paling terjangkau di pasar.Selain itu, cincin yang kuat memberikan keamanan maksimum (pemain tidak bisa terpeleset atau jatuh), keandalan (tidak ada sakit kepala pemeliharaan), kemudahan perakitan / pembongkaran, dan kemampuan untuk menggunakan dukungan harness lajang yang memungkinkan untuk cepat, balik tak terbatas dan melompat 360 derajat.
Gerakan apa yang dapat Anda lakukan di Omni?
Selain berjalan, Omni memungkinkan untuk berlari, melompat, mundur melangkah, pemberondongan (samping melangkah), dan bahkan duduk di 360 derajat.Perangkat lunak Omni memberikan pengakuan isyarat yang menerjemahkan gerakan penekanan tombol dan gamepad analog masukan yang mengarahkan avatar dalam lingkungan virtual.

Bagaimana dengan mendekam pemain, pergi rawan, mengemudi kendaraan, dan melakukan tindakan tangan dalam permainan sementara di Omni?
Sementara di Omni, pengguna dapat mengadakan gamepad genggam atau senjata controller dengan tombol yang diperlukan untuk mengaktifkan semua tindakan non-gerakan yang diperlukan untuk bermain sebagian besar game PC.Mereka juga bisa duduk di Omni (didukung oleh harness pinggang) saat mengemudi kendaraan.

Dapatkah Omni menghubungkan tanpa kabel?
Ya.Pemain Omni bisa pergi nirkabel dengan menggunakan koneksi Bluetooth untuk menghubungkan secara nirkabel dengan PC atau perangkat mobile VR seperti Samsung “Aksesoris VR”.Omni adalah satu-satunya produk di pasar dengan kemampuan ini.
Dapatkah Omni dimainkan dengan permainan apapun?

Ya, Omni dapat digunakan dengan out-of-the-box game PC yang menggunakan Keyboard atau gamepad masukan (selama Oculus Rift atau head-mounted display lainnya didukung).Omni yang terbaik dengan orang pertama permainan perspektif di mana pemain dapat berjalan-jalan dan menikmati lingkungan (seperti Skyrim atau Minecraft) atau penembak orang pertama.Koleksi demo permainan yang tersedia di website kami dan saluran YouTube.

Baca Juga : 

Pemanfaatan High Graphic Performance Untuk Kenyamanan

Pemanfaatan High Graphic Performance Untuk Kenyamanan

Pemanfaatan High Graphic Performance Untuk Kenyamanan

Pemanfaatan High Graphic Performance Untuk Kenyamanan
Pemanfaatan High Graphic Performance Untuk Kenyamanan

Ada beberapa pilihan pengaturan yang diperlukan untuk mengatur grafik untuk meningkatkan kualitas gambar pada game. 5 diantaranya adalah :

 

1. Anti-aliasing

Anti-Aliasing (AA) adalah fitur untuk mengurangi jagged (objek yang bergerigi) pada objek 3D agar dapat menampilkan resolusi tinggi pada resolusi yang lebih rendah. Anti-Aliasing dibagi menjadi 2x,4x,8x, dan 16x, semakin tinggi tingkat Anti-Aliasing maka grafik akan semakin halus dan rapi.

2. Ansotropic Filtering

Ansotropic Filtering (AF) adalah fitur untuk mempertajam tekstur gambar 3D dari sudut pandang dan ketinggian. AF terbagi menjadi Bilinear,Trilinear, 4x, 8x, dan 16x. Semakin besar level AF yang dipakai, maka semakin jauh dan tajam pula pemandangan dan objek yang ada pada grafik.

3. Reflection

Dalam fitur ini kita dapat mengatur  seberapa detail pantulan benda yang berada disekitar objek. Misalnya kita memainkan game balap mobil, nah fitur ini digunakan untuk memperjelas dan memperdetil pantulan benda yang berada disekitar mobil, seperti cahaya lampu, gedung, dan benda lain disekitar.

4. PhysX

Fitur ini bertujuan untuk membuat efek-efek seperti ledakan, hentakan dan lain lain, menjadi lebih nyata. Makin tinggi settingnya, maka serpihan, debu, goresan, dan efek destruksi (ledakan) lainnya akan lebih banyak dan lebih detail.

5. Global Illumination

Global Illumination adalah pencahayaan natural seperti pencahayaan yang terjadi didalam dunia nyata dimana cahaya yang jatuh mengenai objek, akan dipantulkan kembali. Sering diistilahkan sebagai “Bouncing Light” atau disebut juga pencahayaan Tidak Langsung.

Sumber : https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/2Vny/understanding-and-examples-of-explanatory-texts

TIPS PRESENTASI ALA AKHMAD SUHADI

TIPS PRESENTASI ALA AKHMAD SUHADI

TIPS PRESENTASI ALA AKHMAD SUHADI

TIPS PRESENTASI ALA AKHMAD SUHADI
TIPS PRESENTASI ALA AKHMAD SUHADI

  PENGERTIAN PRESENTASI

Presentasi adalah suatu kegiatan berbicara di adapan banyak hadir in atau salah satu bentuk komunikasi. presentasi merupakan kegiatan pengajuan suatu topik, pendapat atau informasi kepada orang lain. Berbeda dengan pidato yang lebih sering dibawakan dalam acara resmi dan acara politik, presentasi lebih sering dibawakan dalam acara bisnis.

 

TIPS PRESENTASI

(sebelummelakukanpresentasi)

  1. NIAT

       “segalasesuatu, dimulaidariniat”. Apapun yang akankitalakukan, makamulailahdenganniat, dengandemikianpekerjaan yang akankitalakukanakandilakukandengansungguhsungguhdanberharapakanbaikdan lancer.

 

FAHAMI ISI SLIDE / PRESENTASI

          Akan lebihbaikjikakitamemahamiisi slide dibandingkandengankitamenghafalnya, seorang yang mencobauntukmenghafalkanisi slide danketikadiapresentasidialupa, makaseterusnyadiaakanlupaisimaterinya, dantentunyaituakanmenambah rasa gugup. Berbedadenganmemahamiisi slide. Denganmemahamiisi slide, tentunyaapabiladitengahpresentasikitalupadenganapa yang kandisampaikan, kitabisamembuat kata katatersendiri yang maksudnyatetapmengarahkepadapembahasan.

 

SESUAIKAN GAYA PENAMPILAN

          Seorang Presenter ataupembawamateripentinguntukmenjagapenampilan, padapresentasi di forum yang formal, makaharusmenggunakanpakaian yang formal pula, misalnyamemakaidasi, jas, celanarapidisetrika, sepatu formal dll. Sedangkanpresentasi yang dilakukanpada forum santai, kitabisamenggunakanpakaiansantai pula sepertibajukaos, jaketdll

Sumber : https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/2Vny/understanding-and-examples-of-explanatory-texts

Sekolah Bebas Tentukan Waktu Belajar, Pilih Lima atau Enam Hari

Sekolah Bebas Tentukan Waktu Belajar, Pilih Lima atau Enam Hari

Sekolah Bebas Tentukan Waktu Belajar, Pilih Lima atau Enam Hari

Sekolah Bebas Tentukan Waktu Belajar, Pilih Lima atau Enam Hari
Sekolah Bebas Tentukan Waktu Belajar, Pilih Lima atau Enam Hari

Titik penyelesaian polemik penyelenggaraan pendidikan full day school dengan waktu belajar lima dan enam hari berakhir sudah. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyudahi dengan Perpres Nomor 87/2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter.

Pro-kontra itu diselsaikan lewat satu pasal dalam perpres tersebut, yakni pasal 9

. Pasal itu menyebutkan, penyelenggaraan pendidikan karakter di jalur pendidikan formal dilaksanakan selama lima atau enam hari sekolah dalam satu pekan. Penentuan hari sekolah diserahkan kepada setiap sekolah bersama komite sekolah.

Selanjutnya, ada ketentuan tambahan untuk sekolah yang memutuskan memberlakukan lima hari sekolah. Pihak sekolah dan komite harus mempertimbangkan beberapa hal. Yakni, kecukupan pendidik dan tenaga kependidikan, ketersediaan sarana dan prasarana, kearifan lokal, serta pendapat tokoh masyarakat atau tokoh agama setempat.
Sekolah Bebas Tentukan Waktu Belajar, Pilih Lima atau Enam Hari
Ilustrasi (Rendi Lahara/Jambi Independent/JawaPos.com)

Ketentuan itu berbeda dengan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah

yang sebelumnya menjadi kontroversi. Dalam permendikbud tersebut, sekolah ditetapkan berlangsung lima hari dengan durasi masing-masing delapan jam. Penerapannya mempertimbangkan ketersediaan sumber daya di sekolah dan akses transportasi.

Jokowi menjelaskan, perpres itu disiapkan atas masukan dari para pimpinan organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan. “Sehingga perpres ini betul-betul menjadi perpres yang komprehensif,” terangnya di Istana Merdeka kemarin.

Perpres itu bisa berlaku pada tahun ajaran kali ini. Sekaligus mencabut Permendikbud 23/2017. Setelah perpres itu terbit, Mendikbud maupun Menag akan menindaklanjuti dengan membuat petunjuk teknis dan pelaksanaannya. Dengan demikian, perpres itu bisa langsung diimplementasikan di lapangan. “Ini (juga) men­jadi payung hukum bagi menteri, bupati, wali kota, dalam menyiapkan anggaran untuk penguatan pendidikan karakter,” tambah Jokowi.

Ketentuan pada pasal 9 menegaskan pernyataan Jokowi sebelumnya bahwa program lima hari

sekolah tidak wajib. Sekolah bebas menentukan apakah mau memberlakukan enam atau lima hari sekolah dalam sepekan. Dalam pelaksanaannya, sekolah yang sudah menerapkan lima hari tidak perlu mengubahnya. Sebab, lima hari sekolah merupakan salah satu pilihan yang diakomodasi perpres tersebut.

 

Baca Juga :

 

 

Ini Sejarah Perkembangan Nuklir di Indonesia

Ini Sejarah Perkembangan Nuklir di Indonesia

Ini Sejarah Perkembangan Nuklir di Indonesia

Ini Sejarah Perkembangan Nuklir di Indonesia
Ini Sejarah Perkembangan Nuklir di Indonesia

Demi memperoleh gambaran yang menyeluruh atas perkembangan teknologi nuklir nasional,

Tim Kajian Nuklir Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia melakukan kunjungan ke reaktor nuklir Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) di Serpong, Banten, Agustus lalu.

Para peserta yang dikhususkan bagi para pelajar yang tengah menempuh studi di luar negeri tersebut berasal dari PPI Belanda, Permira Rusia, PPI Tiongkok, PPI Iran, PPI Romania, LIPI, serta komunitas muda nuklir nasional, dan rekan-rekan dari Universitas Pertahanan.

Ketua Tim Kajian Nuklir PPI Dunia Dwi Rahayu mengatakan, acara terdiri atas dialog interaktif dengan ahli nuklir BATAN, penjabaran mengenai hasil produk penelitaian nuklir dari BATAN yang sudah ada, kunjungan langsung ke reaktor (laboratorium) nuklir Serpong.

’’Kami juga melakukan diskusi tentang pemanfaatan teknologi nuklir yang sudah dilakukan

di negara lain dan yang tengah dilakukan di Indonesia,’’ papar Dwi yang sedang menempuh pendidikan S2 jurusan Nuclear Power and Thermophysics dengan fokus Advanced Technology of Light Water Nuclear Reactors di National Reseacrh Nuclear University, Moscow, Russia tersebut.

Kepala Subbid Edukasi Publik BATAN Adipurwa yang menyambut rombongan menjabarkan sejarah perkembangan nuklir nasional. Adipurwa menjelaskan bahwa titik awal perkembangan ketenaganukliran nasional telah ada semenjak era presiden pertama Indonesia, presiden Soekarno di tahun 1954.

Pada tahun tersebut presiden Soekarno membentuk Panitia Negara yang bertugas

melakukan penyelidikan adanya kemungkinan sisa zat radioaktif di wilayah NKRI akibat uji coba persenjataan. Panitia Negara inilah yang kemudian menjadi cikal bakal BATAN.

Perkembangan teknologi nuklir nasional terus mengalami pasang surut seiring dinamika politik yang ada. Pada kesempatan tersebut turut dijelaskan juga standar keamanan berlapis yang diterapkan di seluruh fasilitas nuklir nasional.

Demi menjamin tingkat keamanannya, sistem keamanan ini distandardisasi menurut standar internasional yang rutin diinspeksi berkala oleh Badan Atom Internasional (IAEA). (*)

 

Sumber :

http://www.pearltrees.com/danuaji88/item261349768

Program Unggulan Berbasis Kearifan Lokal dan Religi di SMAN 8 Surabaya

Program Unggulan Berbasis Kearifan Lokal dan Religi di SMAN 8 Surabaya

Program Unggulan Berbasis Kearifan Lokal dan Religi di SMAN 8 Surabaya

Program Unggulan Berbasis Kearifan Lokal dan Religi di SMAN 8 Surabaya
Program Unggulan Berbasis Kearifan Lokal dan Religi di SMAN 8 Surabaya

Kewajiban pelajar bukan hanya belajar. Sebagai umat beragama, mereka sudah semestinya taat beribadah. Karena itu, SMAN 8 mengubah atmosfer sekolah. Siswa dibiasakan rajin melakukan kegiatan keagamaan.

PUKUL 06.25, bel berbunyi. Itu bukan sekadar tanda masuk kelas. Melainkan juga tanda bahwa kegiatan berdoa dimulai. Para siswa sudah harus duduk di bangku masing-masing. Memegang kitab suci sesuai agama yang dipeluk.

Siswa yang beragama Islam bersiap dengan Alquran. Begitu pula pemeluk Kristen Protestan dan Katolik. Para siswa itu membawa Injil. Tak ketinggalan siswa yang beragama Hindu dengan Weda-nya.
Program Unggulan Berbasis Kearifan Lokal dan Religi di SMAN 8 Surabaya
PERTEBAL KEIMANAN: Siswa membaca dan memahami Alkitab di perpustakaan; Grafis SMAN 8 Menuju Sekolah Unggul Berbasis Kearifan Lokal & Religius (Allex Qomarullah/Erie Dini/Jawa Pos/JawaPos.com)

Siswa muslim wajib membaca sepuluh ayat Alquran setiap hari. Itu menjadi syarat wajib sebelum memulai pelajaran. Mereka mengumandangkan ayat suci secara bersama-sama. Meskipun demikian, para siswa nonmuslim membaca kitab masing-masing. Dalam satu kelas yang sama. Maklum, jumlah pemeluk non-Islam memang tak banyak.

Setelah itu sesi berdoa, tentu dengan cara masing-masing. Siswa muslim menengadahkan kedua tangan. Adapun siswa Kristen menyatukan kedua tangan dan mendekatkannya di dagu. Berbeda lagi siswa Hindu. Mereka menangkupkan kedua tangan di depan dada. Pemadangan agamais itu rutin sebelum pelajaran dimulai.

Sejak tahun pelajaran 2017–2018, kebiasaan tersebut diwajibkan di SMAN 8. Kegiatan itu menjadi salah satu program untuk membentuk sekolah berbasis kearifan lokal dan religius. Salah satu caranya, menonjolkan kegiatan keagamaan.

Sebut saja kewajiban sembahyang. Yang beragama Islam misalnya. Mereka selalu diimbau untuk melakukan salat Duha. Juga, salat Duhur wajib berjamaah. Karena itu, setiap jam istirahat kedua tiba, peserta didik berbondong-bondong ke masjid. Hal tersebut diungkapkan Javier Adiyatma. Menurut dia, aturan baru itu membiasakannya untuk selalu salat berjamaah dan tepat waktu.

Selagi siswa muslim salat, siswa Hindu sembahyang. Mereka melakukan sembahyang Trisandya. Komang Agestiya, siswi Hindu, mengatakan, pada pukul 12.00 dirinya juga bersembahyang. ”Biasanya di meeting room atau ruangan perpus. Kadang juga di kelas,” tuturnya.

Komang mengatakan, dalam satu hari dirinya bersembahyang tiga kali. Yakni pukul 06.00, 12.00, dan 18.00. Praktis, salah satu sembahyangnya harus dilakukan di sekolah. ”Banyak ruang kondusif yang disediakan untuk sembahyang kami,” imbuhnya.

Kegiatan pengisi waktu luang yang berbau religi juga dilakukan siswa yang beragama Kristen

Protestan dan Katolik. Biasanya, mereka berkumpul untuk membaca Injil. Tujuannya, bersama-sama membaca dan memahami firman Tuhan. Selain itu, mereka melantunkan puji-pujian. ”Bacanya janjian dulu karena gereja kami berbeda,” ujar Jogi Samuel Cristhoper Pakpahan, siswa Kristen Protestan.

Cetak Lulusan Pintar yang Taat Beribadah
BERAGAM kebiasaan diwajibkan pihak sekolah bukan hanya sebagai pembentuk siswa religius. Melainkan juga sebagai nilai tambah. Terutama bagi para murid dalam pelajaran agama. Melalui kegiatan-kegiatan itu, mereka mendapatkan nilai sikap.

Kepala SMAN 8 Ligawati mengatakan bahwa siswa muslim dinilai dari keaktifannya

menjalankan salat berjamaah di masjid sekolah. Terutama untuk salat Duhur.

Karena kapasitas masjid terbatas, Liga menjadwalkan salat Duhur berjamaah. Misalnya, Senin adalah giliran seluruh siswa kelas X. Lalu, kelas XI mendapat giliran Selasa dan Rabu, sedangkan kelas XII pada Kamis.

Pada hari wajib itu, ada presensi. Setiap guru yang terakhir mengajar sebelum istirahat kedua bertugas mengoordinasi. Siswa diarahkan ke masjid dan melakukan presensi. ”Baik guru muslim maupun tidak, pas ngajar sebelum istirahat yang jadi pendamping,” terangnya. Karena itu, toleransi tidak hanya ditunjukkan antarsiswa. Namun, juga antara guru dan murid.

Sementara itu, siswa nonmuslim mendapat kesempatan yang sama. Mereka memperoleh penilaian agama,

tapi dengan cara yang berbeda. Karena guru agama nonmuslim hanya mengajar seminggu sekali, Liga mewajibkan penilaian mingguan. Misalnya, dengan menyetor ayat dalam surat yang telah dibaca selama seminggu. Termasuk pemahamannya.

Selain itu, seluruh siswa bisa meraih nilai tambah lagi. Caranya dengan menyetor hafalan surat dalam kitab suci. Hal itu, lanjut Liga, berlaku untuk semua siswa sesuai agama yang dipeluknya. ”Harapannya, siswa tidak hanya pintar, tapi juga religius,” ujarnya.

Lebih dari itu, Liga berharap bisa mencetak lulusan yang pintar dan taat beribadah. Memang, Liga menyadari bahwa sekolahnya tidak menonjol di bidang akademik. Karena itu, dengan adanya program kearifan lokal dan religi, siswa mendapat bekal lebih. Menjadi pribadi yang rajin dan disiplin. Salah satunya dalam berdoa kepada Sang Pencipta.

 

Sumber :

http://www.pearltrees.com/danuaji88/item261349768

Pengajar Mapel SMPN di Surabaya Masih Kurang

Pengajar Mapel SMPN di Surabaya Masih Kurang

Pengajar Mapel SMPN di Surabaya Masih Kurang

Pengajar Mapel SMPN di Surabaya Masih Kurang
Pengajar Mapel SMPN di Surabaya Masih Kurang

Bukan hanya sekolah baru yang kekurangan guru. Sekolah negeri lain mengalami hal serupa. Terutama berkaitan dengan guru yang memasuki masa pensiun.

Salah satunya terjadi di SMPN 6 Surabaya. Meski jumlah guru terus berkurang, belum

ada guru pengganti. Sementara itu, sekolah tidak boleh mengangkat guru tidak tetap (GTT). Hal tersebut diungkapkan Kepala SMPN 6 Surabaya Triwahjuni Handajani.

Menurut dia, perekrutan GTT merupakan wewenang langsung dari pemkot. Karena itu, pihaknya hanya bisa melapor mengenai kebutuhan guru di sekolah. ’’Tapi, ya masih belum ada,’’ katanya.

Kini guru harus mengajar melebihi jam. Normalnya, guru mapel mengajar 24 jam seminggu. Kini, kata Tri, jam mengajar beberapa guru mencapai 30 jam seminggu.

Tri menyebut ada beberapa mapel yang mengalami kekosongan guru. Misalnya, bahasa Indonesia

dan olahraga. Lowongan tersebut, lanjut Tri, tidak bisa diisi GTT yang hendak direkrut. Sebab, tambah dia, pemkot yang berwenang melakukan perekrutan.

Kekurangan guru juga terjadi di SMPN 32 Surabaya. Kepala SMPN 32 Bambang Sutedjo menyatakan, pihaknya kekurangan tiga guru mapel. Masing-masing dari mapel olahraga, bahasa Jawa, dan PKn. Para pendidik di bidang tersebut pensiun. Untuk mengatasinya, lanjut dia, guru PNS mapel lain mengajar melebihi jam.

Demikian pula di SMPN 43 Surabaya. Adanya sekolah baru mengurangi jumlah guru di SMPN 43.

Salah satunya, guru mapel olahraga. Menurut Kepala SMPN 43 Kelik Sachroen Djailani, guru olahraga senior pindah untuk mengajar di SMPN baru.

’’Kasihan kalau yang baru juga dikasih baru. Biar lebih cepat mengejar,’’ jelasnya. Untuk mapel bahasa Inggris, lanjut Kelik, kekosongan guru sudah terisi dari guru peralihan jenjang SD.

 

Sumber :

https://works.bepress.com/m-lukito/2/

Universitas Pertamina Intensifkan Program Pertukaran Pelajar

Universitas Pertamina Intensifkan Program Pertukaran Pelajar

Universitas Pertamina Intensifkan Program Pertukaran Pelajar

Universitas Pertamina Intensifkan Program Pertukaran Pelajar
Universitas Pertamina Intensifkan Program Pertukaran Pelajar

Dua tahun berdiri, Universitas Pertamina (UP) terus mengembangkan kualitas mahasiswanya

. Salah satunya dengan program pertukaran pelajar.

Wakil Rektor III UP, Budi W. Soetjipto mengatakan, pertukaran pelajar dilakukan rutin, ada yang per tahun, per semester bahkan per bulan.

“Ya, maksimal itu sekali pergi kami kirim orang. Ada yang pergi karena project juga semacam internship di luar negeri,” ujar Budi saat bertandang ke kantor JawaPos, Jakarta Selatan, Selasa (3/4).

Dalam program pertukaran pelajar, Budi menuturkan ada beberapa syarat

yang harus dipenuhi.

Pendaftaran biasanya dibuka baik setiap tahun maupun per semester, dan kelengkapan dokumen pribadi beserta paspor.

“Tentu kami tidak ingin mengirimkan mahasiswa yang bermasalah akademik maupun personal. Jadi kita wawancara langsung dengan mahasiswa dan orangtuanya,” terang Budi.

Namun, menariknya UP tidak membatasi pertukaran pelajar ini hanya untuk mahasiswa yang berprestasi. Dosen pun dapat ikut merekomendasi mahasiswanya untuk mengikuti program ini.

“Kita juga bisa seleksi dari saat mengajar, misal ada mahasiswa yang memang

sudah terlihat pintar dan bagus skill-nya. Ada pula yang believe or not, diam-diam menakjubkan,” tuturnya.

Lewat tantangan itulah, kata Budi, dosen harus mampu menilai skill dan kualitas mahasiwa yang diam-diam memiliki kemampuan. Pribadi seperti itu layak menurutnya untuk diperhitungkan.

Sejauh ini UP telah bekerja sama kerjasama untuk pertukaran mahasiswa dan double degree dengan IESG School of Management, Universiti Catholique de Lille, Perancis , dan kerjasama penelitian dengan University of Groningen, Belanda.

 

Baca Juga :