Manfaat Dan Khasiat Daun Seledri Untuk Pengobatan

Manfaat Dan Khasiat Daun Seledri Untuk Pengobatan

Manfaat Dan Khasiat Daun Seledri Untuk Pengobatan

Manfaat Dan Khasiat Daun Seledri Untuk Pengobatan
Manfaat Dan Khasiat Daun Seledri Untuk Pengobatan

 

Nama latin Apium graveolens

Daun Seledri atau orang kadang menyebutnya juga dengan Daun Sop ini memiliki nama latin Apium graveolens, Tumbuhan ini biasanya di jadikan sebagai salah satu bumbu makanan atau masakan tak terkecuali di Indonesia. Seledri sudah di kenal sangat lama di Peradaban dan tidak di ketahui secara pasti mengenai di mana tumbuhan ini berasal, Nah untuk Indonesia tumbuhan Seledri ini masuk ke Indonesia mealui Orang-orang Belanda pada zaman Penjajahan dahulu, yang mana pada Zaman Dahulu tumbuhan ini di manfaatkan sebagai penyedap Sup, Oleh karena itulah banyak orang di indonesia kadang menyebut daun Seledri ini sebagai Daun Sup atau Daun Sop. selain untuk Masakan ternyata daun seledri juga memiliki manfaat yang beragam untuk Kesehatan tubuh maka dari itu pada kesempatan kali ini saya akan mencoba membahas mengenai Manfaat Daun Seledri ini.

Manfaat Daun Seledri

Siapa sangka jika di balik daunnya yang hijau dan bertextur yang acak juga memiliki manfaat yang terkandung di dalamnya yang Luar biasanya banyak, salah satunya yang sering di sebut adalah kemampuan Daun seledri untuk menambah jumlah air kencing, dalam artian membuat air kencing menjadi lancar. Nah berikut Beberapa Khasiat Seledri yang bisa Anda Ketahui.

Manfaat Daun Seledri

Seledri baik untuk dinding lambung dan saluran usus.
Memperlambat proses penuaan(menjaga kemudaan sel)
Menjaga kelenturan dan aktivitas otot
Mengobati asma
Mengobati diabetes
Membantu melarutkan kalsium dalam tubuh
Melancarkan aliran darah
Menetralkan asam tubuh
Melindungi otak dan sistem saraf
mengobati arthritis
Mengobati neuritis
mengobati rematik
Menurunkan tekanan darah
Menjaga berat badan
Setelah mengetahui Manfaatnya, turs kita akan mencoba membahas mengenai bagai mana cara menggunakannya untuk pengobatan, nah yuk kita lihat di bawah ini.

Pemanfaatan Daun Seledri Untuk Pengobatan

Manfaat Daun Seledri Sebagai Obat batuk :
Siapkan daun seledri yang masih segar dan masih utuh, (lengkap dengan batang dan akarnya)
Potong-potong daun seledri tersebut, secukupnya
Rebus daun seledri tersebut, dengan air 3 gelas, sampai mendidih
Saring airnya dan biarkan sampai dingin
Tambahkan madu lebah secukupnya
Bagi menjadi dua bagian dan minum dua kali sehari pagi dan petang

 

Sumber : http://www.ngegas.com/

Analisa Kuantitatif: Analisa Volumetri

Analisa Kuantitatif: Analisa Volumetri

Analisa Kuantitatif: Analisa Volumetri

Analisa Kuantitatif: Analisa Volumetri
Analisa Kuantitatif: Analisa Volumetri

Titrasi ada kalanya orang menyebut sebagai metode volumetric, hal ini disebabkan pengukuran volume larutan dalam titrasi memegang peranan yang penting. Dari pengambilan analit dengan volume tertentu hingga pembacaan volume titran yang habis dipakai untuk titrasi mempengaruhi semua hasil analisis. Oleh sebab itu penggunaan peralatan yang tepat dalam titrasi juga tidak boleh disepelekan.
Metode Volumetri dibedakan atas jenis-jenis reaksi yang terlibat antara titran dan analit yaitu:

Asam-Basa.

Terdapat banyak senyawa asam dan basa yang dapat ditentukan secara titrasi. Baik asam kuat atau basa kuat, titik akhir titrasipun sangat mudah diamati dengan penggunaan indicator asam basa seperti fenolphtalein (PP), metal merah, metal orange, dan lainnya. Pada saat titik equivalent diperoleh maka larutan bersifat netral akan tetapi dengan penambahan sedikit titran untuk mencapai titik akhir titrasi maka cukup untuk mengubah warna indicator asam basa. Cara lain adalah dengan menggunakan pHmeter. Asam lemah dan basa lemah juga dapat dititrasi begitu juga dengan asam organic yang dititrasi dengan pelarut non-air.

Reduksi-Oksidasi.

Zat yang bersifat oksidator seperti KMnO4, K2CrO4, I2, dan zat yang bersifat reduktor seperti H2C2O4, Fe2+, Sn2+ dapat ditentukan dengan metode titrasi ini. Reaksi redoks terlibat saat titran dan analit bereaksi. Beberapa metode titrasi redoks tidak membutuhkan indicator untuk melihat titik akhir titrasi seperti titrasi antara KMnO4 dan H2C2O4 disebabkan KMnO4 itu sendiri sudah berwarna. Amylum biasanya dipakai untuk titrasi yang melibatkan I2.

Kompleksometri.

Reaksi pembentukan kompleks antara EDTA dan ion logam mendasari metode ini. EDTA merupakan jenis titrant yang banyak dipakai untuk titrasi kompleksometri dan bereaksi dengan banyak logam, reaksinyapun dapat dikontrol dengan mengontrol pH larutan.

Pengendapan.

Reaksi pembentukan endapan menjadi dasar metode ini. Titran dan analit bereaksi membentuk endapan seperti penentuan ion klorida dengan menggunakan titran AgNO3. Indikator dapat digunakan untuk menentukan titik akhir titrasi misalnya K2CrO4 untuk titrasi yang menggunakan titran perak nitrat.

Baca Artikel Lainnya:

 

5 Game Perang Android Terbaik 2019

5 Game Perang Android Terbaik 2019

5 Game Perang Android Terbaik 2019

5 Game Perang Android Terbaik 2019
5 Game Perang Android Terbaik 2019

Apakah Anda penggemar game perang Android? Jika iya, kini game perang terbaik bisa dimainkan melalui ponsel Android Anda. Agar saat bermain game tidak mengalami lag atau lemot, tentunya Anda harus menggunakan ponsel dengan memiliki spesifikasi di atas rata-rata. Seperti pada bagian processor dan RAM (minimal kapasitas 2GB), kedua hal ini memberikan kontribusi yang sangat besar, terutama saat bermain game perang di Android.

Jika Ponsel Android sudah memenuhi syarat, saat nya mendownload game. Anda bisa melakukannya melalui Google Play Store. Namun, banyaknya depelovers game Android akan membuat Anda sedikit kebingungan untuk memilih game perang Android mana yang paling seru. Jangan khawatir di bawah ini saya telah merangkum beberapa game perang terbaik beserta gambarnya.

Sniper 3D Assasin

Adalah game perang terbaik yang dikembangkan oleh Fun Games For Free, memiliki ukuran 48 Megabit dengan garfis 3D. Selesaikan misi-misi perang yang mendebarkan untuk membersihkan 13 kota dari para teroris jahat. Basmi kejahatan dengan membidik dan tembak musuh tepat sasaran dengan menjadi penembak jitu dalam game Sniper 3D Assasin.

Special Forces Group

Adalah game perang yang bisa dikatakan hampir mirip dengan game counter strike, namun game ini tidak kalah seru. Special Forces Group dikembangkan oleh ForgetGames dengan ukuran yang cukup lumayan besar hingga 76 megabit dengan grafis 3D.

Modern Combat 5: Blackout

Dikembangkan oleh Gameloft game perang yang satu ini menjadi game perang terbaik, terbukti hampir mencapai lima puluh juta pemasangan hingga saat ini. Modern Combat 5:Blackout merupakan game dengan grafis 3D yang tidak akan membuat kecewa saat memainkannya.

Commando Petualangan

Adalah game perang paling seru, memiliki ukuran 45 megabit dengan grafis 3D yang dikembangkan oleh Spiritapps. Tembak dan hancurkan musuh sebelum menguasai  merebut tanah air Anda dalam game perang Commando Petualangan.

Perang INC-Tempur Dunia!

Adalah game perang yang bertajug strategi militer, game ini memiliki grafis 3D yang dikembangkan oleh Mindstrom Studios. Bersiaplah menjadi seorang militer dengan strategi modern untuk membangun tentara yang serba cepat dan cerdas, tank scorpion, pesawat tempur dan Walkers dalam Perang INC-Tempur Dunia!

Sumber: https://www.ram.co.id/

Imperative Sentence

Imperative Sentence

Imperative Sentence

Imperative Sentence
Imperative Sentence

Apa sih Imperative Sentence itu? What is that?

Definisi dari Imperative sentence  adalah       a sentence that expresses a command or an entreaty is called imperative sentence atau dalam Bahasa Indonesia diartikan Imperative sentence adalah sebuah kalimat yang menyatakan perintah, permohonan dan larangan atau disebut juga Kalimat Perintah

1.Memerintah atau Memohon (Command and Asking)

Contoh :

Stand up!               = Berdirilah!

Please come in!                        = Silahkan masuk!

Please sit down!           = Silahkan duduk!

Move the chair please! =Tolong pindahkan kursi itu!

Keep silent!                  = Diamlah!

Be queit!                       = Diamlah!

Be patient!                    = Bersabarlah!

Be careful!                    = Hati-hati!

Be polite!                  = Sopanlah!

Be loyal!                       = Setialah!

Be diligent!                  = Pandailah!

Listen to me!                = Dengarkan saya!

Open your book!                      = Buka bukumu!

Open the door!             = Buka pintu!

Go there!                      = Pergi kesana!

Listen the radio!           = Dengarkan radio!

2.Larangan atau Peringatan (Warning)

Contoh :

Don’t be shy!                = Jangan malu!

Don’t cry!                     = Jangan nangis!

Don’t make a noise!     = Jangan buat ribut!

Don’t be cruel!             = Jangan kejam!

Don’t be affraid!           = Jangan takut!

Don’t be sad!                = Jangan sedih!

Don’t be angry!                        = Jangan marah!

Don’t be lazy!               = Jangan malas!

Don’t worry!                = Jangan khawatir!

Don’t say that!             = Jangan katakan itu!

Don’t open the door!   = Jangan buka pintu!

Don’t clean the floor!  = Jangan bersihkan lantai!

Don’t smoke too much!           = Jangan merokok terlalu banyak!

Don’t do that!              = Jangan lakukan itu!

Don’t work so hard!     = Jangan bekerja terlalu keras!

Stop reading!                = Berhenti membaca!

Don’t go home now!    = Jangan pulang sekarang!

3.Ajakan (Invitation)

Contoh :

Let’s say it!                   = Mari katakan itu!

Let’s go there!              = Mari pergi kesana!

Let’s go!                       = Mari pergi!

Let’s sing together!     = Mari bernyanyi bersama!

Let’s play                      = Mari bermain!

Let’s discuss it!       = Mari mendiskusikan itu!

4.Mendo’akan (Praying)

Contoh :

Bless God with you!     = Tuhan memberkatimu!

God bless you!              = Semoga Tuhan memberkatimu!

May God bless you!     = Semoga Tihan memberkatimu!

Best of luck!                 = Semoga berhasil!

Sumber: https://www.kuliahbahasainggris.com/

Mengenal Tugu Khatulistiwa _ Titik Nol Equator Di Pontianak

Mengenal Tugu Khatulistiwa _ Titik Nol Equator Di Pontianak

Mengenal Tugu Khatulistiwa _ Titik Nol Equator Di Pontianak

 

 

Mengenal Tugu Khatulistiwa _ Titik Nol Equator Di Pontianak
Mengenal Tugu Khatulistiwa _ Titik Nol Equator Di Pontianak

Tugu Khatulistiwa merupakan tugu yang digunakan sebagai titik/tonggak garis equator di Kota Pontianak, Kalimantan Barat

Kronologis Pembangunan Tugu Khatulistiwa

Berdasarkan catatan yang diperoleh pada tahun 1941, dari V. en. V oleh Opsiter Weise dikutip dari BIDJRAGENTOT DE GEOGRAPHE dari Chep Van den Topographeschen dien di Nederlandisch Indie : Den 31 Sten Maart 1928 telah datang d Pontianak, satu ekspedisi internasional yang dipimpin oleh seorang ahli Geografi berkebangsaan Belanda untuk menentukan titik/tonggak garis Equatordi Kota Pontianak, dengan konstruksi sebagai berikut:

Tugu Khatulistiwa pertama dibangun tahun 1928 berbentuk tonggak dengan tanda panah.

Tahun 1930 disempurnakan, berbentuk tonggak dengan lingkaran dan tanda panah.
Tahun 1938 Tugu asli dibangun kembali dengan penyempurnaan oleh Opsiter/ arsitek SILABAN dengan ukuran sebagai berikut: Bangunan tugu terdiri dari 4 buah tonggak belian, berdiameter masing-masing 0,30m, dengan tonggak bagian depan ( 2 buah tonggak ) setinggi 3,05 dari permukaan tanah dan tonggak bagian belakang tempat lingkaran dan anak panah petunjuk arah setinggi 4,40m.
Tahun 1990, Tugu Khatulistiwa direnovasi dengan pembuatan kubah dan duplikat Tugu Khatulistiwa diatasnya dengan ukuran 5x lebih besar dari Tugu aslinya.
Peresmian duplikat Tugu Khatulistiwa dan kubah pada tanggal 21 September 1991 oleh PARDJOKO SURYOKUSUMO Gubernur

Kalimantan Barat.

Konstruksi dan Bangunan Tugu Khatulistiwa yang asli dapat dilihat dalam ruangan dalam kubah.

Titik Kulminasi Matahari

Pada tengah hari yaitu setiap tahunnya tanggal 21-23 Maret dan tanggal 23 September benda-benda tegak yang berada di sekitar Tugu Khatulistiwa tidak memiliki bayangan. Peristiwa tersebut disebut Kulminasi Matahari, dimana matahari tepat berada tegak lurus diatas Khatuliswa.

Peristiwa kulminasi ini hanya terjadi di lima negara, antara lain di Indonesia, Equador, Peru, Columbia, dan Brazil. Namun dari semua negara yang mengalami peristiwa alam tersebut, hanya satu yang benar-benar dilintasi oleh garis khatulistiwa, yaitu Kota Pontianak, Indonesia.

 

Baca Juga : 

5 Produk Sabun dari Ethique, Brand New Zealand yang Ampuh Membersihkan Tubuh

5 Produk Sabun dari Ethique, Brand New Zealand yang Ampuh Membersihkan Tubuh

5 Produk Sabun dari Ethique, Brand New Zealand yang Ampuh Membersihkan Tubuh

5 Produk Sabun dari Ethique, Brand New Zealand yang Ampuh Membersihkan Tubuh
5 Produk Sabun dari Ethique, Brand New Zealand yang Ampuh Membersihkan Tubuh

 

Satu lagi brand dari New Zealand yang harus kamu tahu, yaitu Ethique. Brand ini menyediakan beragam body dan skincare yang memiliki paduan varian bahan alami, seperti matcha & lime, charcoal & oatmeal, dan banyak lagi. Brand ini juga mengampanyekan penggunaan zero plastic sudah digunakan di berbagai negara, mulai dari Amerika Serikat, Jepang, Hongkong dan Taiwan.

Simak 5 produk sabun dari Ethique, brand New Zealand yang ampuh membersihkan tubuh.

Ethique Soap Matcha, Lime & Lemongrass, aromanya segarkan pagimu

Varian matcha, lime, dan lemongrass ini termasuk salah satu varian terbaru dari produk Ethique. Bentuknya yang merupakan sabun batangan dibuat untuk memudahkan kamu saat menggunakannya, sehingga tidak mudah jatuh. Formulanya dari sabun ini tidak membuat kulitmu kering melainkan lembap dan terhidrasi dengan baik.

Aroma yang dihasilkan dari paduan matcha, lime, dan lemongrass juga terasa begitu menyegarkan, dan jangan lupa aroma jeruk yang dihasilkan oleh lime di dalamnya. Produk ini dapat membuat tubuhmu segar seharian. Harganya sekitar Rp87 ribuan.

 

Ethique Soap Lime & Ginger, terfavorit dengan aroma pedas jahe di dalamnya

Paduan aroma jahe dan lime di dalam produk sabun ini memberikan sensasi aroma manis sekaligus pedas. Aroma tak biasa itu tidak akan memengaruhi sensasi sabun pada kulit karena cocoa dan shea butter dalam sabun ini tetap membuat sabun ini terasa creamy tanpa pedas menggigit pada kulit. Untuk kamu yang memiliki kulit sensitif juga tidak perlu khawatir karena bahan alami di dalamnya teruji oleh dermatologis. Harganya sekitar Rp87 ribuan.

 

Ethique Soap Sweet Orange & Vanilla, memberikan sensasi mandi dengan permen

Kamu dapat merasakan sensasi mandi dengan permen jika kamu menggunakan Ethique Soap Sweet Orange & Vanilla. Paduan antara vanilla dan jeruk dan tekstur sabun yang creamy di kulit membuatmu merasakan mandi mewah dan menyegarkan. Kandungan coconut butter dan bentonite clay dapat membersihkan tubuh secara menyeluruh sekaligus mengembalikan kelembapan kulit. Sabun ini cocok untuk kamu yang memiliki kulit kering dan sensitif. Harganya sekitar Rp87 ribuan.

 

Ethique Soap Charcoal, Kaolin & Oatmeal, melembutkan kulit sensitifmu

Kandungan sabun tidak biasa ini khusus diformulasikan untuk kulit sensitif. Formula ground oatmeal di dalamnya mampu menenangkan kulit dan kandungan charcoal juga kaolin clay di dalamnya membersihkan dengan lembut kulitmu. Selain itu, kandungan olive oil dan coconut oil di dalamnya menutrisi sekaligus melembapkan kulit secara menyeluruh.

Satu alasan lagi kenapa produk ini cocok untuk kulit sensitifmu adalah karena sabun ini tidak mengeluarkan bau yang menyengat, kamu hanya akan mencium sepercik aroma coconut oil saat menggunakannya. Harganya sekitar Rp87 ribuan.

Ethique Soap Pumice, Teatree & Spearmint membersihkan sekaligus mengekfoliasi kulitmu

Sabun ini cocok untuk kamu yang memiliki masalah kulit. Alasannya karena sabun ini mampu mengekfoliasi kulitmu, walau tidak secara menyeluruh, dan melembapkan sekaligus menutrisi kulit. Kandungan pumice dan bamboo yang mengeksfoliasi tubuhmu dari sel-sel kulit mati. Terdapat juga andungan tea tree yang bertugas membantu regenerasi kulit dan menyembuhkan breakouts. Aroma spearmint dan ginger membuatmu segar sepanjang hari. Harganya sekitar Rp87 ribuan.

 

Sumber : https://merkterbaik.com/

Bencana dan Manfaat Keberadaan Gunung Api

Bencana dan Manfaat Keberadaan Gunung ApiBencana dan Manfaat Keberadaan Gunung Api

Bencana dan Manfaat Keberadaan Gunung Api

Bencana dan Manfaat Keberadaan Gunung ApiBencana dan Manfaat Keberadaan Gunung Api
Bencana dan Manfaat Keberadaan Gunung Api

 

Indonesia merupakan negara yang dilalui 2 rangkaian gunungapi

Indonesia merupakan negara yang dilalui 2 rangkaian gunungapi yaitu sirkum pasifik dan sirkum mediterania. Sehingga di Indonesia terdapat banyak sekali gunungapi sekitar 127. Keberadaan gunungapi tersebut memiliki dampak positif dan dampak negatif diantaranya sebagai berikut

Bencana yang ditimbulkan gunung api

1. Bahaya langsung, yaitu berupa letusan yang disertai hamburan abu, bom, batu apung, prioklastika, aliran lumpur, dan lava.
2. Bahaya tidak langsung, merupakan bencana yang dapat terjadi akibat adanya aktivitas gunung api, misalnya gelombang pasang (tsunami), gempa vulkanik, perubahan muka tanah, hilangnya sumber air tanah dan sebagainya.
3. Munculnya gas-gas berbahaya seperti asam sulfida, sulfur dioksida, dan monoksida.
4. Bahaya lanjutan seperti perubahan mutu lingkungan fisik (gerakan tanah, longsoran, guguran batuan dan sebagainya).
5. Letusan besar sebuah gunung api dapat meyebabkan jatuhnya korban jiwa, dan hilangnya harta benda bagi penduduk daerah sekitarnya.
6. Letusan gunung api dapat menimbulkan banjir lahar, baik lahar panas maupun lahar dingin. Lahar ini dapat merusak semua benda disekitar daerah yang dilaluinya.

Manfaat dari gunung api

1. Sumber mineral, daerah mineralisasi dan potensi air tanah merupakan aspek-apek positif yang dapat dimanfaatkan dari adanya aktivitas gunung berapi.
2. Daerah tangkapan hujan.
3. Daerah pertanian yang subur, kesuburan tanah di daerah tersebut diperoleh dari produk gunung api yang subur dengan iklim yang sejuk. Antara lain teh, kina, kol, wortel, dan berbagai holtikultura diusahakan di lereng gunung api.
4. Daerah objek wisata, keindahan panorama gunung api dengan kepundan yang aktif dengan lembah-lembah yang curam, fumarol serta danau kepundan menarik bagi wisatawan untuk berkunjung.
5. Sumber energi, tenaga panas bumi yang dihasilkan dari aktivitas gunung api dapat diubah menjadi pembangkit tenaga listrik.

 

Sumber : https://dosen.co.id/

7 Prinsip Pengajaran dan Pembelajaran Kontekstual (CTL)

7 Prinsip Pengajaran dan Pembelajaran Kontekstual (CTL)

7 Prinsip Pengajaran dan Pembelajaran Kontekstual (CTL)

7 Prinsip Pengajaran dan Pembelajaran Kontekstual (CTL)
7 Prinsip Pengajaran dan Pembelajaran Kontekstual (CTL)
 

1.Konstruktivisme

Konstruktivisme adalah proses membangun atau mengembangkan pengetahuan baru dalam struktur kognitif siswa berdasarkan pengalaman. Menurut konstruktivisme, pengalaman yang dipenuhi oleh luar, tapi dibangun oleh dan dari dalam diri sendiri.Oleh karena itu, pengalaman yang dibentuk oleh dua faktor penting yaitu objek menjadi subyek pengamatan dan kemampuan untuk menafsirkan objek.

2.inquiri

Prinsip kedua adalah penyelidikan dalam pembelajaran kontekstual. Artinya, proses pembelajaran didasarkan pada pencarian dan penemuan melalui proses berpikir sistematis. Pengetahuan bukanlah hasil dari mempertimbangkan sejumlah fakta, tetapi hasil dari proses menemukan sendiri. Dengan demikian dalam proses perencanaan, guru tidak mempersiapkan sejumlah bahan untuk dihafalkan, tetapi merangsang pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk menemukan bahan-bahan mereka sendiri untuk dipahami.

3.Pertanyaan

Belajar pada dasarnya bertanya dan menjawab pertanyaan. Mempertanyakan dapat dianggap sebagai refleksi dari keingintahuan setiap individu, sedangkan menjawab pertanyaan mencerminkan kemampuan seseorang dalam berpikir. Dalam proses pembelajaran, guru tidak menyampaikan informasi begitu saja, tetapi daya tarik bagi siswa untuk menemukan diri mereka. Karena mempertanyakan memiliki peran yang sangat penting, karena melalui pertanyaan guru dapat membimbing dan mengarahkan siswa untuk menemukan materi yang dipelajari.

4.Belajar Komunitas

Dalam pembelajaran kontekstual dan pembelajaran CTL) pelaksanaan komunitas belajar dapat dilakukan dengan menerapkan pembelajaran melalui kelompok belajar. Siswa dibagi dalam kelompok-kelompok yang anggotanya heterogen baik dilihat dari kemampuan belajar dan kecepatan belajar.Mari saling belajar dalam kelompok mereka, yang dengan cepat mendorong untuk membantu peserta didik lambat.
5.Pemodelan
Pemodelan adalah proses belajar sebagai contoh untuk menunjukkan sesuatu yang dapat ditiru oleh setiap siswa. Misalnya, guru memberikan contoh cara mengucapkan kalimat asing. Guru olahraga memberikan contoh tentang cara melempar bola dan sebagainya.
 
6.Refleksi
Refleksi adalah proses penyelesaian pengalaman yang telah dipelajari yang dilakukan dengan re-menyortir peristiwa atau kejadian yang telah melalui pembelajaran. Melalui refleksi atas pengalaman belajar yang akan dimasukkan dalam struktur kognitif siswa yang pada akhirnya akan menjadi bagian dari pengetahuan yang telah terbentuk.
 
7.Penilaian otentik
Penilaian autentik adalah proses oleh guru untuk mengumpulkan informasi tentang kemajuan belajar siswa. Penilaian ini diperlukan untuk menentukan apakah siswa benar-benar belajar atau tidak. Apakah pengetahuan tentang belajar siswa memiliki pengaruh positif terhadap baik perkembangan intelektual
Baca Artikel Lainnya:

Karakteristik Quantum Learning

Karakteristik Quantum Learning

Karakteristik Quantum Learning

Karakteristik Quantum Learning
Karakteristik Quantum Learning
Karakteristik umum yang membentuk sosok pembelajaran kuantum sebagai berikut: 

• Quantum belajar berasal dari psikologi kognitif

Quantum belajar berasal dari psikologi kognitif, fisika kuantum, meskipun tidak semua syarat dan konsep bit kuantum dipakai. Oleh karena itu, pandangan tentang mengajar, belajar, dan pembelajar diturunkan, ditransformasikan, dan dikembangkan dari berbagai teori psikologi kognitif, bukan teori fisika kuantum.

• Quantum Learning

Quantum Learning adalah lebih humanistik, bukan positivistis-empiris, “kebinatangan”, dan atau nativistic. Manusia sebagai peserta didik menjadi pusat perhatian. Potensi diri, kemampuan pikiran, motivasi kekuasaan, dan sebagainya dari pembelajar diyakini dapat berkembang secara optimal, atau optimal. Hadiah dan hukuman dipandang tidak ada karena semua usaha manusia terpuji.

• Quantum Learning lebih constructivistic

Quantum Learning lebih constructivistic, daripada positivistik-empiris, Behavioristik, dan atau maturasionistic. Oleh karena itu, menurut pendapat penulis, naungan konstruktivisme dalam pembelajaran kuantum relatif kuat. Bahkan dapat dikatakan di sini bahwa pembelajaran kuantum merupakan salah satu refleksi dari filsafat konstruktivisme kognitif, konstruktivisme sosial tidak.

• Quantum Learning menggabungkan usaha [mengintegrasikan]

Quantum Learning menggabungkan usaha [mengintegrasikan], menyinergikan, dan faktor rumit seperti manusia potensi diri-pembelajar dengan lingkungan [kesehatan fisik dan mental] sebagai konteks pembelajaran. Atau lebih tepat dikatakan di sini bahwa pembelajaran kuantum tidak terpisah dan tidak membedakan antara res cogitans dan res extenza, antara apa yang dalam dan apa yang di luar. Dalam pandangan pembelajaran kuantum, mental-fisik lingkungan dan kemampuan pikiran manusia atau diri sama-sama penting dan saling mendukung.
• Quantum Learning berfokus pada kualitas dan interaksi yang bermakna, bukan hanya transaksi makna. Dapat dikatakan bahwa interaksi telah menjadi kata kunci dan konsep sentral dalam pembelajaran kuantum. Oleh karena itu, penekanan pembelajaran kuantum pada pentingnya interaksi, frekuensi dan akumulasi interaksi kualitas dan bermakna. Di sini proses pembelajaran dipandang sebagai penciptaan interaksi kualitas dan bermakna yang dapat mengubah energi pikiran dan kemampuan peserta didik bakat alami ke dalam lampu yang bermanfaat bagi keberhasilan pembelajar.
• Quantum belajar mempercepat penekanan besar pada pembelajaran dengan tingkat keberhasilan yang tinggi. Berikut pemercepatan belajar diasumsikan sebagai sebuah lompatan kuantum. Singkatnya, menurut kuantum pembelajaran, proses pembelajaran harus berlangsung cepat dengan keberhasilan tinggi. Untuk itu, semua hambatan dan rintangan yang dapat memperlambat proses pembelajaran harus dihapus, dihilangkan, atau dieliminasi. Berikut berbagai tips, bagaimana, dan teknik dapat digunakan, untuk penerangan misalnya, iringan musik, suasana menyegarkan, lingkungan yang nyaman, pengaturan tempat duduk santai, dan sebagainya.
• Belajar adalah menekankan sifat kuantum dan proses kewajaran belajar, bukan keartifisialan atau keadaan yang dibuat-buat. Kealamiahan dan keadilan menyebabkan suasana yang nyaman, segar, sehat, rileks, santai, dan menyenangkan, sedang pretensi keartifisialan dan menghasilkan suasana tegang, kaku, dan membosankan.Oleh karena itu, pembelajaran harus dirancang, disajikan, dikelola, dan difasilitasi sedemikian rupa sehingga dapat diciptakan atau diwujudkan proses pembelajaran alami dan adil.
• Quantum kualitas pembelajaran menekankan pentingnya dan proses pembelajaran.Proses belajar tidak signifikan dan bukan kualitas kegagalan menghasilkan, dalam hal tujuan pembelajaran tidak tercapai. Oleh karena itu, semua upaya yang memungkinkan realisasi makna dan belajar kebermutuan harus dilakukan oleh guru atau fasilitator. Dalam konteks ini perlu disajikan oleh pengalaman yang dapat dimengerti dan bermakna bagi peserta didik, terutama pengalaman pembelajar perlu diakomodasi secara memadai.
• Quantum Learning memiliki model yang menggabungkan konteks dan isi pembelajaran. Konteks meliputi atmosfer memberdayakan belajar, dasar yang kuat, lingkungan yang menarik atau dukungan, dan desain pembelajaran yang dinamis. Isi meliputi presentasi dari belajar yang sangat baik, memfasilitasi, keterampilan yang fleksibel belajar keterampilan-untuk-belajar, dan kehidupan. Konteks dan konten tidak dapat dipisahkan, saling mendukung, yang memainkan seperti orkestra simfoni.Pemisahan dua hanya akan membawa kegagalan pembelajaran. Kekompakan dan kesesuaian keduanya secara fungsional akan membawa kesuksesan belajar yang tinggi; permainan simfoni yang sempurna pepatah dimainkan dalam sebuah orkestra.
• Pelajaran fokus pada pembentukan keterampilan akademis prestasi kuantum, keterampilan [dalam] hidup, dan fisik atau materi. Ketiga harus diperhatikan, diperlakukan, dan dikelola secara seimbang dan relatif sama dalam proses pembelajaran, tidak hanya salah satu dari mereka. Dikatakan bahwa karena pembelajaran yang berhasil tidak hanya pembentukan keterampilan akademis dan prestasi fisik peserta didik, tetapi yang lebih penting adalah pembentukan kecakapan hidup belajar. Untuk itu, kurikulum harus disusun sedemikian rupa sehingga dapat direalisasikan kombinasi harmonis keterampilan akademis, keterampilan hidup, dan prestasi fisik.
• Quantum belajar nilai-nilai dan keyakinan menetapkan sebagai bagian penting dari proses belajar. Tanpa nilai-nilai dan keyakinan tertentu, proses pembelajaran kurang bermakna. Oleh karena itu, pelajar harus memiliki nilai-nilai dan keyakinan tertentu yang positif dalam proses pembelajaran. Selain itu, proses pembelajaran harus menanamkan nilai-nilai dan keyakinan positif dalam diri peserta didik. Nilai dan keyakinan negatif akan membawa kegagalan proses pembelajaran. Misalnya, pembelajar perlu memiliki keyakinan bahwa kesalahan atau kegagalan merupakan tanda pembelajaran; kesalahan atau kegagalan bukan tanda bodoh atau akhir dari segalanya. Dalam proses pembelajaran dikembangkan nilai dan keyakinan bahwa hukuman dan ganjaran (hukuman dan ganjaran) tidak diperlukan karena setiap usaha harus diakui dan dihargai. Nilai-nilai positif dan keyakinan perlu terus dikembangkan dan diperkuat. Nilai-nilai positif yang lebih kuat dan stabil dan kepercayaan yang dianut oleh peserta didik kemungkinan akan berhasil dalam belajar tinggi. Dikatakan, karena “nilai-nilai ke dalam gelas melalui mana kita memandang dunia.
• Quantum belajar mengutamakan keragaman dan kebebasan, bukan keseragaman dan ketertiban. Keragaman dan kebebasan dapat dikatakan sebagai kata kunci selain interaksi. Oleh karena itu, dalam pembelajaran kuantum berkembang ucapan: Selamat datang keberagaman dan kebebasan, selamat tinggal keseragaman dan ketertiban! Ini adalah di mana kebutuhan diakui keragaman gaya belajar siswa atau peserta didik, kegiatan pengembangan peserta didik yang beragam, dan menggunakan berbagai tips dan metode pembelajaran. Di sisi lain perlu disingkirkan penyeragaman gaya belajar pembelajar, aktivitas pembelajaran di kelas, dan tips penggunaan dan metode pengajaran.
• Quantum belajar mengintegrasikan totalitas tubuh dan pikiran dalam proses pembelajaran. Aktivitas total antara tubuh dan pikiran untuk membuat belajar dapat mengambil hasil berlangsung lebih nyaman dan lebih optimal.

Teknik Pengumpulan Data

Teknik Pengumpulan Data

Teknik Pengumpulan Data

Teknik Pengumpulan Data
Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data merupakan bagian yang terpenting dalam suatu penelitian, bahkan merupakan suatu keharusan bagi seorang peneliti. Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penelitian ini, maka peneliti menggunakan beberapa metode dalam proses pengumpulan data, yaitu metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi.

1.    Metode Observasi

Metode observasi adalah pengumpulan data yang dilakukan dengan sengaja, sistematis mengenai fenomena sosial dan gejala-gejala pisis untuk kemudian dilakukan pencatatan.  Dalam kaitannya dengan penelitian ini penulis langsung terjun ke lapangan menjadi partisipan  (observer partisipatif) untuk menemukan dan mendapatkan data yang berkaitan dengan fokus penelitian, yaitu, Tinjauan hukum  Islam terhadap sistem ganti rugi pengiriman barang yang hilang atau rusak.

2.    Metode Interview

Metode wawancara adalah pengumpulan data dengan jalan atau cara berdialog langsung dengan para responden secara lisan.  Jadi metode wawancara adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan informasi secara langsung dengan mengungkapkan pertanyaan kepada responden dan  dalam kegiatan wawancara berlangsung pewawancara harus dapat menyesuaikan dengan situasi dan kondisi lokasi wawancara. Sedangkan sasaran wawancara sebagai responden dalam penelitian ini adalah pimpinan perusahaan, manajer, dan para karyawan. Dalam pelaksanaan penelitian ini, peneliti menggunakan metode wawancara bebas terpimpin. Dalam pelaksanaanya pewawancara membwa pedoman wawancara yang hanya merupakan garis besar tentang hal yang dipertanyakan yaitu sistem ganti rugi pengiriman barang yang hilang atau rusak.

3.    Metode dokumentasi

Yang dimaksud dengan metode dokumentasi adalah sekumpulan berkas yakni mencari data mengenai hal-hal berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen,  agenda dan sebagainya. Dari pengertian di atas, dapat dipahami bahwa metode dokumentasi dapat diartikan sebagai suatu cara pengumpulan data yang diperoleh dari dokumen-dokumen yang ada atau catatan-catatan yang tersimpan, baik itu berupa catatan transkrip, buku, surat kabar, dan lain sebagainya. Adapun data yang dapat dikumpulkan melalui metode dokumentasi ini

Sumber: https://www.ayoksinau.com/