Pelaksanaan kurikulum 2013 tak usah tergesa-gesa

Pelaksanaan kurikulum 2013 tak usah tergesa-gesa

Pelaksanaan kurikulum 2013 tak usah tergesa-gesa

 

Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Rochmat Wahab mengkritisi pelaksanaan kurikulum 2013

yang dinilainya terlalu dipaksakan. Hal itu dikatakan, terkait banyaknya ketidaksesuaian pelaksanaan kurikulum 2013.

Menurut Rochmat, hal tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diatasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pembenahan demi pembenahan harus dilakukan, termasuk berupaya secepat mungkin membuat sempurna kurikulum 2013.

“Pelaksanaannya tidak usah tergesa-gesa. Saya kira tidak perlu dahulu menambah sekolah sasaran

. Yang sudah melaksanakan dulu saja dibuat sempurna. Bukunya saja menurut saya baru sekedar buku paket, belum ada penjabaran secara lengkap,” kata Rochmat Wahab di Yogyakarta, Senin (12/8/2013).

Meski mengkritisi kurikulum 2013, Rochmat menegaskan, perubahan kurikulum memang harus dilakukan

. “Karenanya kurikulum yang ada saat ini terus bisa dibenahi agar benar-benar terwujud suatu perubahan yang mengarah pada perubahan sistem pendidikan kearah yang lebih baik,” ungkapnya.

Rochmat menuturkan, pelaksanaan kurikulum harus utuh dan tidak boleh bercampur dengan kurikulum lain atau sebelumnya. Namun yang terjadi dalam implementasi kurikulum 2013 saat ini justru tidak demikian.

“Memang pelaksanaannya harus bertahap, tapi bertahap pun harus secara utuh. Untuk SMA dan SMK saja hanya tiga mata pelajaran yang diajarkan dengan kurikulum baru, pelajaran lainnya masih kurikulum lama. Belum lagi kesan menyamakan pelajaran di SMA dan SMK, padahal keduanya jelas berbeda,” imbuhnya.
(maf)

 

Sumber :

http://eventful.com/performers/m-joko-lukito-/P0-001-014219718-0