Permasalahan Pembelajaran IPS di Sekolah

Permasalahan Pembelajaran IPS di Sekolah

Dalam mengembangkan kapabilitas siswa, pendidik perlu bisa mengelola sistem pembelajaran dengan baik. Proses pembelajaran yang baik dan berkwalitas punya faedah dan tujuan untuk mengaktifkan siswa di di dalam kelas dan juga menaikkan pemahaman siswa pada pelajaran. Pembelajaran dikatakan berhasil dan berkualitas, apabila siswa terlibat secara aktif di dalam sistem pembelajaran di kelas, dan juga meningkatnya pemahaman siswa di di dalam kelas. Untuk menaikkan aktivitas dan pemahaman siswa di di dalam kelas, maka perlu dibuat suatu konsep pembelajaran yang baik.

Pembelajaran IPS khususnya di sekolah dasar, menunjukan indikasi bahwa pola pembelajaran yang di kembangkan oleh guru condong berbentuk teks book oriented, hanya memindahkan ilmu secara utuh yang tersedia di kepala guru kepada kepala murid. Akibatnya guru udah terasa mengajar dengan baik, namun pada sesungguhnya murid tidak belajar.

Disamping itu pola pembelajaran yang demikian menyebabkan siswa jenuh, siwa tidak di ajarkan berpikir logis hanya mementingkan pemahaman dan hafalan. Hal ini yang menyebabkan pelajaran ini kurang di gemari banyak siswa, pembelajaran IPS terkesan tidak menarik bagi siwa karena area lingkupnya yang luas. Sebagian siswa terasa stres dengan pembelajaran ini karena banyaknya materi yang perlu di hafal, supaya kapabilitas berpikir logis, kapabilitas mengingat dan konsentrasi menjadi menurun. Siswa berasumsi pelajaran IPS adalah pelajaran yang monoton dan kurang bervariasi, di perparah ulang sama langkah guru yang mengajarkannya terlampau teoritis dan juga tidak memanfaatkan tempat pembelajaran.

Selain itu, kejenuhan di dalam pembelajaran IPS bakal menyebabkan siswa kurang fokus di dalam belajar. Ketika siswa jenuh, siswa lebih pilih hal-hal yang menurut mereka lebih menyenangkan, seperti mengobrol dengan temannya atau termasuk asik dengan imajinasinya sendiri. Hal seperti itu bakal berpengaruh pada penguasaan materi pelajaran. Siswa tidak bakal menyerap apa yang bakal di paparkan oleh guru apa apabila kondisi siswanya tidak di dalam kondisi siap belajar.

Proses pembelajar yang menggembirakan merupakan keliru satu faktor yang bisa mendukung keberhasilan suatu pembelajaran karena kala pembelajaran itu di jalankan dengan langkah yang menyenangkan, maka materi yang di pelajari bakal ringan di terima dan di memahami dengan baik oleh siswa. Untuk mengatasi pembelajaran IPS supaya tidak monoton dan lebih bervariasi, maka bisa di memanfaatkan tempat pembelajaran. Tujuan pemanfaatan tempat pembelajaran tersebut adalah untuk memperjelas penyampaian materi pelajaran dan juga memfokuskan perhatian siswa pada materi pelajaran. Menciptakan kondisi belajar yang variatif dan aktif sangatlah penting, oleh karena itu pemilihan langkah dengan memanfaatkan tempat pembelajaran yang pas merupakan keliru satu kuncinya.

Ada beberapa perihal yang di keluhkan oleh guru di dalam sistem pembelajaran IPS, misalkan layanan pendukung pembelajaran IPS yang tidak sesuai dengan kebutuhan, ketidaksiapan berasal dari guru yang tersedia di sekolahnya untuk membelajarkan IPS secara modern melalui tempat yang canggih.

Dalam pembelajaran di kelas, guru IPS kurang memanfaatkan metode pembelajaran yang banyak variasi dan tetap kurang memanfaatkan metode diskusi di di dalam kelas. Ada beberapa metode pembelajaran yang perlu divariasikan oleh guru di kelas, apabila bertanya jawab, kartu berpasangan, mind mapping dan lain sebagainya. Metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru udah baik, namun tetap kurang menggali kapabilitas siswa untuk menemukan ide-ide baru dan berdiskusi.

Pembelajaran IPS yang tetap jarang memanfaatkan aktivitas diskusi, bukan merupakan kasus utama di dalam sistem pembelajaran di kelas. Ada beraneka macam kasus yang sering dialami oleh guru IPS di di dalam kelas, apabila siswa belum aktif di di dalam kelas yang ditandai dengan siswa jarang mengeluarkan pendapat maupun bertanya, siswa ribut sendiri dengan temannya sementara sistem pembelajaran, dan siswa belum aktif di dalam aktivitas kelompok.

Jadi, untuk menaikkan kualitas pembelajaran IPS di sekolah, semua faktor perlu berperan maksimal seperti kualitas guru yang perlu maksimal untuk kenyamanan pembelajaran dan media-media yang bisa mendukung pemahaman siswa pada materi yang di ajarkan.

Sumber : https://materisekolah.co.id/contoh-teks-eksplanasi-pengertian-ciri-struktur-kaidah-kebahasaan-dan-contoh-lengkap/

Baca Juga :