phobia paling umum

Jenis-jenis phobia yang paling dikenal antara lain:

a. Claustrophobia

Adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup.
b. Agoraphobia
Adalah rasa takut terhadap ruangan yang terbuka, tetapi itu hanya sebagian dari Agorophobia. Dalam bahasa Yunani kuno, agora berarti pertemuan umum, dan agoraphobia secara lebih jauh dapat diterangkan sebagai ketakutan akan tempat umum, penderita agorophobia takut untuk pergi dan berada diantara orang-orang banyak.
c. Phobia Terbang
Banyak orang mengalami suatu gerakan atau tekanan bila mereka memakai tali pengaman di dalam pesawat terbang. Mereka harus diberi obat penenang sebelum mereka naik pesawat terbang atau mereka tidak mau terbang sama sekali.
Ahli-ahli medis mempunyai pendapat yang berbeda-beda dan hanya penderita yang mempunyai teori tentang asal mula dari ketakutan mereka. Kebanyakan phobia dimulai dengan suatu shock emosional atau suatu tekanan pada waktu tertentu. Umumnya ada dua aliran tentang penyebab phobia. Ahli jiwa cenderung berpendapat bahwa suatu phobia adalah suatu gejala dari suatu prolem psikologis yang dalam yang harus ditemukan, dihadapi, dan ditaklukan.
Kebanyakan ahli setuju bahwa tekanan dan ketegangan disebabkan oleh karena si penderita hidup dalam keadaan ketakutan terus-menerus membuat keadaan si penderita sepuluh kali lebih parah. Salah satu hal yang paling menakutkan bagi penderita phobia adalah perasaan terisolir.
2.2.2 Rasa Sakit
Rasa sakit tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari manusia. Menderita sakit tidak dapat direncanakan dan manusia sendiri hanya berikhtiar menyembuhkan atau sekurangnya mengurangi rasa sakit.
Penderitaan, rasa sakit dan siksaan merupakan rangkaian peristiwa yang satu sama lain tidak dapat dipisahkan. Merupakan bagian dari rentetan sebab akibat. Rasa takut ada 3 macam, yaitu: sakit hati, syaraf dan fisik.
Karena siksaan manusia merasa sakit dan karena merasa sakit manusia menderita. Atau sebaliknya, karen penyakitnya tak kunjung sembuh, manusia merasa tersiksa hidupnya dan penderitaanlah yang akan dialaminya.
Rasa sakit banyak hikmahnya, antara lain dapat mendekatkan diri kepada Tuhan, dapat menimbulkan rasa kasihan terhadap penderita, dapat membuka rasa keprihatinan manusia, rasa sosial, dermawan, dan sebagainya. Tiap rasa sakit atau penyakit memiliki obatnya masing-masing. Hanya tergantung kepada penderita atau keluarga penderita apakah ada usaha atau tidak. Bagi yang berusaha bersungguh-sungguh dengan disertai mendekatkan diri kepada Tuhan dan pasrah kepada-Nya, maka Tuhan akan mengabulkan doa dan usahanya.


Sumber: https://www.dosenpendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/