Saat Sanksi Tegas Menyasar Guru Perokok, Begini Usulannya!

Saat Sanksi Tegas Menyasar Guru Perokok, Begini Usulannya!

Saat Sanksi Tegas Menyasar Guru Perokok, Begini Usulannya!

Saat Sanksi Tegas Menyasar Guru Perokok, Begini Usulannya!
Saat Sanksi Tegas Menyasar Guru Perokok, Begini Usulannya!

Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) menggandeng

guru untuk mengatasi bahaya rokok bagi siswa. Sebab, sekolah yang selama ini jadi kawasan dilarang merokok ternyata cukup banyak ditemukan guru yang merokok secara sembunyi-sembunyi.

Dewan Penasihat Komnas PT Imam B Prasodjo menuturkan guru harusnya memberikan teladan pada para siswa di sekolah. Tidak boleh ada guru yang malah merokok di lingkungan sekolah atau di rumah. Dia pun meminta pengurus besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk bertindak nyata.

”PGRI harus membuka pengaduan yang memungkinkan semua murid yang melihat guru merokok di sekolah bisa melapor,” kata Imam dalam peringatan hari anti tembakau sedunia di Jakarta, Rabu (24/5).

Sanksi sosial yang bisa diberikan, wajah guru yang sedang merokok

itu bisa dipampang di majalah dinding sekolah atau bahkan di website PGRI.

Bukan itu saja, PGRI juga bisa memberikan saran dan masukan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk membuat peraturan tentang larangan merokok bagi guru. Bila guru berulang kali merokok harusnya diberi surat peringatan secara bertahap. Sanksinya bisa sampai berpengaruh pada kenaikan pangkat.

”Setelah berkali-kali melanggar apa sanksinya? Setelah sanksi sosial tidak bisa ya sanksi administratif,” tambah Imam yang pernah menjadi ketua tim seleksi penasihat KPK.

Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi menuturkan usulan dari Imam tersebut

memang bagus untuk memastikan dunia pendidikan bebas dari rokok. Dia menyebutkan bahwa sekolah itu punya otoritas sendiri untuk pengaturan di dalamnya.

”Kami juga sudah berkali-kali sampaikan kalau guru tidak boleh merokok di sekolah. dalam berbagai forum,” kata dia.

Unifah tidak memungkiri masih banyak pula guru yang mencuri waktu untuk merokok. Misalnya di ruang tata usaha atau di tempat tersembunyi lain di sekolah. ”Tapi siswa bisa memberikan sanksi sosial. ‘ih bapak merokok’ dan kepala sekolahnya bisa rugi pada saat penilaian kinerja,” ujar Unifah.

 

Sumber :

https://insightmaker.com/user/116805