TEKNIS BUDIDAYA KUMIS KUCING

TEKNIS BUDIDAYA KUMIS KUCINGTEKNIS BUDIDAYA KUMIS KUCING

Pembibitan

3.1.1. Penyiapan Bibit
Cara yang paling mudah dan biasa untuk mengembangkan kumis kucing adalah perbanyakan vegetatif dengan stek batang/cabang. Bahan tanaman diambil dari rumpun yang tumbuhnya normal, subur dan sehat.
a) Pilih batang/cabang yang tidak terlalu tua atau muda dan sudah berkayu.
b) Potong batang dengan pisau tajam/gunting pangkas yang bersih.
c) Potong-potong batang menjadi stek berukuran 15-20 cm berbuku 2-3.
d) Buang sebagian daun untuk mengurangi penguapan air.

Adapun kebutuhan bibit untuk 1 hektar dengan jarak tanam 40 x 40 cm diperlukan 50.000-62.500 stek/ha.

3.1.2. Teknik Penyemaian Bibit
Stek dapat langsung ditanam di kebun produksi atau ditanam dulu di persemaian. Di dalam persemaian stek ditanam dengan jarak tanam 10×10 cm. Stek yang masih segar langsung ditanam di lahan yang telah diolah sedalam 20 cm. Setelah itu disirami 1-2 kali sehari tergantung dari cuaca dan hujan yang turun. Bila perlu persemaian dinaungi dengan naungan plastik transparan atau jerami/daun kering. Setelah timbul tunas baru, bibit dipindahkan ke kebun produksi.

3.2. Pengolahan Media Tanam
3.2.1. Persiapan
Tanah diolah 30-40 cm, gulma dan tanaman lain dibuang. Setelah diolah, tanah dibiarkan 15 hari.
3.2.2. Pembentukan Bedengan

Buat bedengan selebar 100-120 cm tinggi 30 cm dan jarak antar bedengan 40-50 cm. Panjang bedengan disesuaikan dengan keperluan dan lahan

3.2.3. Pemupukan
Buat lubang tanam berukuran 30x30x30 cm dengan jarak tanam 40 x 60 cm. Masukkan pupuk kandang sebanyak 2,4-3,2 kg/lubang dan tutup lubang tanah. Campur tanah bedengan dengan15-20 kg/ha pupuk kandang sapi.

3.3. Teknik Penanaman
3.3.1. Penentuan Pola Tanam
Waktu tanam terbaik adalah di awal musim hujan (Oktober-Desember) kecuali jika air tersedia sepanjang tahun, waktu tanam bisa dilaksanakan kapan saja.

3.3.2. Pembuatan Lubang Tanam
Buat lubang tanam berukuran 30x30x30 cm dengan jarak tanam 40 x 40 cm

3.3.3. Cara Penanaman
a) Pilih bibit yang baik dari pembibitan.
b) Buat lubang kecil di tempat lubang tanam.
c) Tanamkan bibit/stek tegak lurus sedalam 5 cm atau 1/3 bagian dari pangkal batang stek. Setiap lubang diisi 4-6 bibit/stek.
d) Padatkan tanah di sekitar bibit.
e) Sirami sampai cukup basah.

3.4. Pemeliharaan Tanaman
3.4.1. Penjarangan dan Penyulaman
Dilakukan antara 1-15 hari setelah tanam.

3.4.2. Penyiangan
Gulma disiangi secara kontinyu untuk mengurangi persaingan unsur hara.

3.4.3. Pemupukan
Dosis pupuk anjuran adalah 75 kg/ha urea yang diberikan setiap 3 kali panen atau 6-9 minggu sekali. Pupuk disebar di dalam larikan dangkal antara baris tanaman dan segera ditutup tanah.

3.4.4. Pengairan dan Penyiraman
Pada awal pertumbuhan, tanaman diairi/disiram 1-2 kali sehari. Setelah tanaman terlihat kokoh dan rimbun, penyiraman dikurangi. Frekuensi penyiraman selanjutnya tergantung cuaca, yang penting tanah tidak sampai kering. Penambahan air dapat dilakukan dengan cara disiram atau menggenangi saluran di antara bedengan dengan air.

 

Sumber: https://mvagusta.co.id/xiaomi-resmi-luncurkan-mi-mix2-ram-8gb/