Tujuan dari Konstitusi

Tujuan dari Konstitusi

Tujuan dari Konstitusi

Dalam konsteks kehidupan berbangsa dan bernegara

konstitusi ada unguk mengatur fungsi serta struktur lembaga pemerintah termasuk di dalamnya adalah hubungan kerjasama antara negara serta pemerintah yang diatur dalam sejumlah peraturan dan ketentuan hukum.
Konsep konstitusi seperti yang disebutkan di atas dapat diartikan sebagai peraturan dasar yang ditetapkan dalam mengatur hubungan antara negara dan warga negara. Konstitusi juga bisa dipahami sebagai bagian dari kontrak sosial (kontrak sosial) yang berisi aturan main dalam berbangsa dan bernegara.
Lebih jelas lagi, Sovernin Lohman menjelaskan bahwa dalam konstitusi harus mengandung unsur-unsur berikut:
  1. Konstitusi dipandang sebagai perwujudan kesepakatan masyarakat (kontrak sosial), yang berarti bahwa konstitusi merupakan kesimpulan kesepakatan masyarakat untuk mendorong negara dan pemerintah yang akan memerintah mereka;
  2. Konstitusi sebagai piagam yang menjamin hak asasi manusia dan warga negara serta penentuan batas-batas hak dan kewajiban warga negara dan alatalat pemerintah mereka;
  3. Konstitusi sebagai bentuk rezim yang merupakan kerangka kerja pembangunan pemerintah (Solly Lubis, 1982: 48)
Pada prinsipnya, keberadaan konstitusi memiliki tujuan untuk membatasi kewenangan pemerintah dalam memastikan hak-hak yang diatur dan merumuskan pelaksanaan kekuasaan kedaulatan. Secara khusus, CF Strong memberikan batasan pada tujuan konstitusi – seperti yang dikutip oleh Thaib – sebagai berikut: Thaba, 2001: 27). Pendapat serupa diungkapkan oleh Loewenstein. Dia mengatakan bahwa konstitusi adalah sarana dasar untuk mengawasi proses kekuasaan.
Tujuan konstitusi dapat diklasifikasikan secara singkat menjadi tiga tujuan:
  1. Konstitusi memiliki tujuan untuk memberi batasan serta kontrol terhadap kekuasaan politik;
  2. Konstitusi memiliki tujuan untuk melepaskan kontrol kekuasaan dari penguasa sendiri;
  3. Konstitusi memiliki tujuan untuk memberikan batasan ketentuan bagi penguasa dalam menjalankan kekuasaannya.

Sumber: https://blog.fe-saburai.ac.id/seva-mobil-bekas/