UNBK Hari Pertama Diklaim Lancar

UNBK Hari Pertama Diklaim Lancar

UNBK Hari Pertama Diklaim Lancar

UNBK Hari Pertama Diklaim Lancar
UNBK Hari Pertama Diklaim Lancar

Sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Semarang menyatakan tidak ada kendala dalam menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Hal itu tercermin dari pelaksaanaan hari pertama UNBK, Senin (2/4).

Kepala Sekolah SMKN 8 Semarang, Luluk Wibowo mengatakan, pelaksanaan UNBK

di sekolahnya pada hari pertama berlangsung lancar tanpa kendala apapun.

“Ini tahun ketiga UNBK di sini, dan sama seperti tahun-tahun sebelumnya, dari dua sesi yang sudah terlaksana sejak pagi tadi, hasilnya lancar jaya,” ujarnya ketika ditemui di kantornya, Senin (2/4).
Sidak UNBK
Sekda Jateng Sri Puryono dan Kadisdikbud Gatot Bambang Hastowo saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMK Negeri Jateng, Kota Semarang, Senin (2/4) (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)

Luluk mengatakan, untuk tahun ini ada 390 siswanya yang mengikuti UNBK. Dimana semuanya dapat terfasilitasi dengan 360 unit komputer yang disediakan sekolah. Termasuk genset guna mengantisipasi terjadinya mati listrik.

Ia pun memastikan untuk pelaksanaan UNBK tahun ini bebas dari segala tindak kecurangan

. “Soal bocor, soal tertukar, itu sudah tidak mungkin lagi dengan adanya CBT (Computer Based Test) yang lebih efisien dan nyaman ini. Apalagi pengawas dari pihak luar sekolah, kepsek saja tadi tidak diperkenankan masuk ruang ujian,” katanya lagi.

Untuk kasus soal tidak muncul saat pelaksaan ujian pun, pihaknya juga tak menerima laporan terkait hal itu. Meski begitu, sekolah tetap sudah menyiapkan sebanyak tiga server cadangan di samping 10 server utama guna mengantisipasi terjadinya kasus soal tidak muncul.

Hal senada juga diungkapkan oleh Felik Yuniarto, Kepala Sekolah SMKN 4 Semarang yang menyatakan suksesnya pelaksanaan hari pertama UNBK di sekolahnya. “Belum ada laporan, tapi berdasarkan pengamatan ya baik-baik saja ini tadi,” imbuhnya.

Meski harus melaksanakan UNBK dalam tiga sesi hingga sore hari,

pihaknya pun percaya diri untuk kelancaran pelaksanaan ujian hingga hari Kamis (5/4) besok. Termasuk keberlangsungan ujian kejuruan yang dilaksanakan pada hari terakhir.

“Sekolah kami ada sembilan kompetensi berbeda. Besok pelaksanaanya juga pakai komputer,” katanya. Bahkan, sekolahnya bersedia untuk menampung sejumlah siswa dari sekolah lain. “Tujuh siswa SMK Veteran ikut sekolah kita. Karena fasilitas jumlah unit komputer di sekolah asal mereka kurang memadai,” bebernya.

Adapun jumlah murid SMKN 4 Semarang yang mengikuti UNBK tahun 2018 yaitu sebanyak 550 siswa. Dengan total jumlah komputer digunakan untuk pelaksanaan ujian yakni 240 unit, termasuk cadangannya.

Perlu diketahui, UNBK jenjang SMK dilaksanakan empat hari, yaitu pada tanggal 2 April hingga 5 April 2018. Kemudian 9 April sampai 12 April untuk jenjang SMA dan madrasah aliyah (MA). Ujian susulan untuk SMA/SMK dan MA akan dilaksanakan pada 17 dan 18 April 2018.

Untuk hari pertama UNBK, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia. Matematika, Bahasa Inggris, dan Teori Kejuruan, masing-masing menyusul pada hari berikutnya. Setiap mata pelajaran sendiri berdurasi 120 menit.

 

Sumber :

https://miralaonline.net/nomina-dan-pronomina-adalah/