Unpatti Targetkan 25 Persen Prodi Terakreditas A

Unpatti Targetkan 25 Persen Prodi Terakreditas A

Unpatti Targetkan 25 Persen Prodi Terakreditas A

Unpatti Targetkan 25 Persen Prodi Terakreditas A
Unpatti Targetkan 25 Persen Prodi Terakreditas A

Rektor Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon MJ Saptenno menargetkan selama masa

kepemimpinannya pada 2016-2020, sedikitnya 25 persen program studi (prodi) bisa meningkatkan nilai akreditas dari B dan C menjadi A.

“Saya targetkan, kalau bisa 25 persen nilai akreditasnya A, tapi ini juga tergantung dari fakultas, karena mereka juga harus bekerja keras menyiapkan sumber daya manusia, infrastruktur dan jejaring yang kuat untuk mengembangkan hubungan kerja,” kata Saptenno di Ambon, Kamis (19/1).

Ia mengatakan dari sembilan fakultas strata satu (S-1) di Unpatti, baru empat prodi

yang berakreditas A, yakni Ilmu Kelautan, Manajemen Sumber Daya Perairan, dan Teknologi Hasil Perikanan di Fakultas Perikanan, dan Ilmu Hukum di Fakultas Hukum.

Sedangkan prodi pada fakultas lainnya masih berakreditas B dan C.

“Yang pertama A adalah Fakultas Perikanan, kemudian yang terakhir kemarin, Fakultas Hukum. Sementara ini yang sedang didorong dan memungkinkan adalah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip), Pertanian, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), dan Fakultas Ekonomi,” katanya.

Saat ini Unpatti memiliki sembilan fakultas S-1 yang terbagi menjadi 43 program studi,

yakni Fakultas Teknik, Hukum, Ekonomi, Perikanan, Pertanian, Kedokteran, FKIP, Fisip, dan Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Untuk program magister atau strata dua (S-2), terdapat enam fakultas, yakni FKIP (dua prodi), Fakultas Hukum (satu prodi), Fakultas Ekonomi (tiga prodi), Fisip (dua prodi), Fakultas pertanian (dua prodi), dan Fakultas Perikanan (dua prodi).

Sedangkan program doktoral atau strata tiga (S-3) hanya terdapat dua fakultas, yakni Fakultas Hukum dan Fakultas Perikanan, masing-masing terdapat satu program studi.

“Kalau kita betul-betul bekerja keras, mudah-mudahan ke depannya satu fakultas minimal bisa ada satu saja program studi yang terakreditasi A, maka ke depannya institusi ini sudah bisa mendapatkan nilai akreditas A,” kata Saptenno.

Dikatakannya lagi, Fakultas Kedokteran (FK) yang baru saja melantik 12 dokter baru, masih terakreditas dengan nilai C, tapi sudah ada lulusannya yang mampu melewati nilai batas kelulusan nasional sebanyak 66 poin, dengan mendapatkan 83,5 pada Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKM-PPD).

“Untuk rumah sakit masih menggunakan RSUD, tapi pemerintah daerah akan segera membangun rumah sakit baru yang di kawasan Pantai Rumah Tiga, itu kalau sudah dibangun akan menjadi tempat untuk mahasiswa kedokteran kita berpraktik,” katanya.

 

Baca Juga :